Selasa, 28 April 2026

Banyumas

Rachmat Imanda: HKTI Banyumas Harus Ada di Tiap Kecamatan

HKTI Banyumas gelar penguatan kelembagaan di Ajibarang (21/11). Rachmat Imanda desak pembentukan pengurus aktif di tiap kecamatan demi kawal petani.

ISTIMEWA
RAPATKAN BARISAN, Suasana penguatan kelembagaan HKTI di Pendopo Kecamatan Ajibarang yang dihadiri ratusan petani dan stakeholder pertanian, Kamis (21/11/2025). Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran organisasi tani dalam mendukung ketahanan pangan daerah. 
Ringkasan Berita:
  • HKTI Banyumas menggelar acara penguatan kelembagaan di Ajibarang.
  • Rachmat Imanda minta HKTI aktif dan terbentuk di setiap kecamatan.
  • Sinergi antara HKTI dan Penyuluh Pertanian (PPL) dinilai krusial untuk kontrol kegiatan.
  • Kelembagaan yang kuat diperlukan untuk mengawal program ketahanan pangan daerah.
  • Forum ini menjadi jembatan komunikasi antara petani, legislatif, dan eksekutif.

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Banyumas terus merapatkan barisan.

Langkah strategis ini diambil untuk memastikan organisasi petani tersebut mampu menjadi motor penggerak ketahanan pangan yang efektif di daerah.

Dalam acara Penguatan Kelembagaan HKTI di Kecamatan Ajibarang, Kamis (21/11/2025), Anggota DPRD Banyumas Rachmat Imanda menekankan pentingnya eksistensi struktur organisasi hingga ke akar rumput.

Baca juga: Rachmat Imanda Kawal Bantuan Alsintan, Pastikan 27 Hand Traktor Tepat Sasaran di Banyumas

Wajib Ada di Tiap Kecamatan

Imanda tidak ingin HKTI hanya sekadar nama tanpa pergerakan nyata.

Ia mendorong agar kepengurusan HKTI terbentuk dan aktif di seluruh kecamatan di Banyumas.

"Saya berharap nanti di setiap kecamatan HKTI berdiri, bersinergi dengan dinas, dengan penyuluh," ujar Imanda dengan tegas.

Menurutnya, sinergi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) adalah kunci agar program-program pertanian bisa berjalan selaras dan terpantau dengan baik.

"Jadi kegiatan kita akan terkontrol," tambahnya.

Acara yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Arif Sukmo Buwono, serta puluhan perwakilan petani ini menjadi momentum untuk menyamakan persepsi.

HKTI diharapkan bukan sekadar wadah berkumpul, tetapi menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyalurkan aspirasi petani serta mengawal distribusi bantuan agar tepat sasaran.

 

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved