Jumat, 5 Juni 2026

Berita Jateng

Tolak SK Kepengurusan Baru, 15 PAC PPP Wonosobo Ancam Mundur Jadi Pengurus

Penolakan itu dipicu perbedaan susunan pengurus antara SK DPP PPP dengan hasil rapat Tim Formatur

Tayang:
Penulis: Imah Masitoh | Editor: khoirul muzaki
Tribun Banyumas/Imah Masitoh
PPP WONOSOBO - Pengurus dan perwakilan 15 PAC PPP Kabupaten Wonosobo menggelar rapat di Pondok Pesantren Al-Hikam Tempelsari, Maduretno, Kalikajar, sebelum bertolak ke Jakarta untuk menyerahkan surat penolakan terhadap SK DPP PPP tentang kepengurusan DPC PPP Wonosobo periode 2026-2031. 


Ini gimana, wong M Farid tidak diajukan PAC PPP sebagai calon ketua dalam Muscab dan tidak dipilih Tim Formatur, malah diberi SK DPP sebagai Ketua DPC PPP Wonosobo," ungkapnya menanggapi hasil SK DPP PPP.


Menindaklanjuti penolakan tersebut, perwakilan 15 PAC PPP Kabupaten Wonosobo bertolak ke Kantor DPP PPP di Jakarta pada Rabu (3/6/2026) malam.


Mereka membawa surat penolakan dan meminta DPP PPP meninjau kembali SK kepengurusan DPC PPP Kabupaten Wonosobo periode 2026-2031.


Sebelum berangkat ke Jakarta, para pengurus PAC menggelar rapat khusus di Pondok Pesantren Al-Hikam Tempelsari, Desa Maduretno, Kecamatan Kalikajar.


Rapat tersebut dihadiri Ketua Majelis Syari'ah DPC PPP Kabupaten Wonosobo KH Mahmud Ismail dan KH Khairullah Al-Mujtaba.

Minta cabut SK 


Perwakilan PAC PPP Kabupaten Wonosobo, Nanang Qosidulkhaq dan Ridhowi, meminta DPP PPP mencabut SK yang menetapkan Muhammad Farid sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Wonosobo.


Mereka juga mendesak DPP PPP menerbitkan SK baru yang sesuai dengan hasil Muscab.


"SK DPP PPP harus diubah dengan Ketua DPC PPP Kabupaten Wonosobo KH Khairullah Al-Mujtaba. 


Jika DPP PPP tetap bersikukuh tidak mau mengubah SK baru, maka seluruh PAC PPP akan off dari kepengurusan dan kegiatan PPP di Wonosobo," tandasnya. (ima)

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved