Berita Blora
Gubernur Luthfi Pastikan Perbaikan Jalan Randublatung-Cepu Blora Prioritas, Dikerjakan September
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengungkapkan, perbaikan jalan rusak ruas Randublatung-Cepu di Blora akan dikerjakan September mendatang.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
- Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengungkapkan, perbaikan jalan rusak di ruas Randublatung-Cepu, Kabupaten Blora, dikerjakan menggunakan APBD perubahan pada September mendatang.
- Luthfi memastikan, perbaikan jalan rusak di Blora menjadi prioritas Pemprov Jateng.
- Luthfi juga memastikan, pohon pisang yang sempat ditanam warga di tengah jalan Randublatung-Cepu saat ini sudah tidak ada.
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan, perbaikan jalan rusak ruas Randublatung-Cepu, Kabupaten Blora, menjadi prioritas perbaikan di tahun 2026.
"Iya, jalan itu (Randublatung-Cepu) prinsip menjadi prioritas kami," kata Luthfi selepas mengikuti acara Kementerian ATR BPN di Kota Semarang, Kamis (4/6/2026).
Namun, Luthfi mengatakan, perbaikan jalan tersebut akan dikerjakan menggunakan APBD perubahan pada September mendatang.
Ia menyebut, Kabupaten Blora menjadi daerah prioritas perbaikan jalan sejak 2025.
Hal ini terlihat dari guyuran anggaran Rp75 miliar dari Pemprov Jateng pada 2025 untuk perbaikan jalan.
Baca juga: Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Provinsi Randublatung-Cepu Blora, Protes 10 Tahun Dibiarkan Rusak
Rinciannya, Rp45 miliar untuk perbaikan jalan provinsi dan Rp30 miliar untuk ruas jalan kabupaten.
"Ya, September mendatang pada saat anggaran perubahan, jalan-jalan belum maksimal (termasuk Randublatung-Cepu) akan kami maksimalkan," tuturnya.
Disinggung soal anggaran perbaikan jalan yang merosot tahun ini akibat efisiensi, Luthfi berjanji menyiasatinya dengan mengalihkan dana Pokok Pikiran (Pokir) dan sumber dana lain untuk perbaikan jalan.
Ia mengaku, selama ini, kondisi jalan di Jateng berlubang akibat musim hujan yang panjang.
Memasuki musim kemarau ini, ia bakal memaksimalkan perbaikan jalan yang mengalami kerusakan.
"Kami sedang cek lagi, jalan yang rusak berat mana saja, kami harus selesaikan," ujarnya.
Aksi Tanam Pisang
Luthfi juga sempat menanggapi soal tuntutan warga yang meminta perbaikan jalan rusak di ruas Randublatung-Cepu lewat cara menanam pisang di jalan berlubang.
Terkait hal ini, Luthfi memastikan, tidak ada lagi pohon pisang di jalan Randublatung-Cepu.
"Sudah tidak ada, pohon pisang sudah enggak ada," bebernya.
Diberitakan sebelumnya, warga Blora menanap puluhan pohon pisang di ruas Randublatung-Cepu sebagai bentuk protes kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki.
Baca juga: Pemprov Jateng Bakal Perbaiki Jalan Randublatung-Cepu Blora Tapi Hanya 500 Meter, Ini Alasannya
Menurut mereka, hampir 10 tahun kondisi jalan provinsi itu dibiarkan rusak tanpa perbaikan.
Warga pun kecewa saat Gubernur Luthfi mengindikasikan, perbaikan jalan rusak di Randublatung-Cepu bukan prioritas Pemprov Jateng.
Hal ini disampaikan Luthfi saat menjawab permintaan Wakil Bupati Blora Sri Setyorini agar Pemprov Jateng memperbaiki jalan rusak ruas Randublatung-Cepu, dalam acara Rembug Pembangunan Jawa Tengah 2026, di Kudus, Selasa (26/5/2026).
"Lha awakdewe yen bangun dalan (kita dalam membangun jalan) tidak memberikan efek kepada masyarakat, tidak ada gunanya."
"Jadi, kita harus milih dan milah, begitu kita bangun jalan ini, ada enggak efek domino ekonomi" ujar Luthfi seperti dikutip dari akun YouTube resmi Pemprov Jateng, Senin (1/6/2026).
Pernyataan Luthfi ini langsung viral di media sosial dan memicu kemarah warga Blora.
Pada Minggu (31/5/2026), mereka kemudian menanam puluhan pohon pisang di ruas jalan yang menjadi penghubung antar kabupaten, bahkan menjadi jalur alternatif ke Jawa Timur itu.
Tidak hanya menanam pohon pisang, warga juga memberikan kartu kuning kepada Luthfi sebagai aksi peringatan. (*)
| Pemprov Jateng Bakal Perbaiki Jalan Randublatung-Cepu Blora Tapi Hanya 500 Meter, Ini Alasannya |
|
|---|
| Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Provinsi Randublatung-Cepu Blora, Protes 10 Tahun Dibiarkan Rusak |
|
|---|
| Ribuan Sumur Minyak Rakyat Blora Resmi Dilegalkan, Pemkab Kaji Formulasi Sumbangan PAD |
|
|---|
| Nahas, Warga Blora Kesetrum Aliran Listrik dan Jatuh dari Pohon Randu Saat Cari Pakan Ternak |
|
|---|
| Rumah Kayu Warga Kemranten Blora Ludes Terbakar, Kerugian Diperkirakan Mencapai Rp250 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260604-gubernur-jateng-ahmad-luthfi.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.