Minggu, 31 Mei 2026

Berita Blora

Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Provinsi Randublatung-Cepu Blora, Protes 10 Tahun Dibiarkan Rusak

Warga menanam pohon pisang di ruas jalan Randublatung-Cepu di Blora, Minggu. Aksi ini sebagai bentuk protes jalan rusak tak segera diperbaiki.

Tayang:
Editor: rika irawati
Kompas.com/Aria Rusta Yuli Pradana
POHON PISANG DI JALAN - Warga menanam pohon pisang di jalan Provinsi Jateng, tepatnya di ruas Randublatung-Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Minggu (31/5/20260. Aksi tanam pohon pisang di tengah jalan ini bentuk protes mereka setelah sekitar 10 tahun jalan rusak dan tidak diperbaiki. 

Ringkasan Berita:
  • Warga menanam pohon pisang di jalan rusak ruas Randublatung-Cepu Kabupaten Blora sebagai aksi protes tak adanya perbaikan jalan.
  • Warga menyebut, kerusakan jalan terjadi hampir 10 tahun tanpa perbaikan.
  • Jalan tersebut merupakan milik Provinsi Jawa Tengah dan menjadi penghubung Jawa Tengah dan Jawa Timur.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Sejumlah pohon pisang berdiri di ruas jalan Randublatung-Cepu di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Minggu (31/5/2026). 

Pohon-pohon itu ditanam warga sebagai aksi protes jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki. 

Jalan Randublatung-Cepu merupakan jalan milik Provinsi Jawa Tengah. 

Jalan ini memiliki panjang sekitar 2,5 kilometer. 

Ada sekitar 30 pohon pisang yang ditanam di ruas jalan rusak tersebut. 

Baca juga: Ribuan Sumur Minyak Rakyat Blora Resmi Dilegalkan, Pemkab Kaji Formulasi Sumbangan PAD

Selain menanam pohon pisang, warga juga menimbun lubang jalan menggunakan grosok atau pecahan batu hasil swadaya.

"Yang grosok ini dana swadaya masyarakat," kata Sunoto, warga setempat, saat ditemui wartawan di lokasi, Minggu (31/5/2026).  

10 Tahun Rusak 

Kondisi jalan berlubang dan membuat tak nyaman dilintasi diungkapkan Dika, sopir truk yang kerap melintasi jalur tersebut. 

"(Jalan) enggak cuma jelek, sudah ampun. Lubang semua," kata sopir ekspedisi pengiriman paket jurusan Surabaya-Jakarta ini.  

Dika mengatakan, jalan provinsi Randublatung-Cepu merupakan akses utama yang sering dilaluinya.  

"Soalnya, kalau tidak lewat sini, mau lewat mana lagi, kalau lewat utara kita lebih jauh lagi." 

"Lewat sini, jalan seperti gini, ampun sebenarnya." 

"Mulai tahun berapa kebijakan pemerintah enggak ada. Jalan sini sudah terkenal (rusaknya)," terang dia.  

Kondisi jalan rusak ini membuat pengendara harus berhati-hati saat lewat, khususnya kendaraan dengan mmuatan berat. 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved