Kamis, 4 Juni 2026

Berita Blora

Gubernur Luthfi Pastikan Perbaikan Jalan Randublatung-Cepu Blora Prioritas, Dikerjakan September

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengungkapkan, perbaikan jalan rusak ruas Randublatung-Cepu di Blora akan dikerjakan September mendatang.

Tayang:
Penulis: iwan Arifianto | Editor: rika irawati
Tribun Banyumas/iwan Arifianto
TANGGAPI BLORA - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menanggapi tuntutan warga terkait perbaikan jalan rusak ruas Randublatung-Cepu, Kabupaten Blora, selepas mengikuti acara Kementerian ATR BPN di Kota Semarang, Kamis (4/6/2026). Luthfi mengatakan, perbaikan jalan rusak ruas Randublatung-Cepu akan dilakukan menggunakan APBD perubahan pada September 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengungkapkan, perbaikan jalan rusak di ruas Randublatung-Cepu, Kabupaten Blora, dikerjakan menggunakan APBD perubahan pada September mendatang.
  • Luthfi memastikan, perbaikan jalan rusak di Blora menjadi prioritas Pemprov Jateng.
  • Luthfi juga memastikan, pohon pisang yang sempat ditanam warga di tengah jalan Randublatung-Cepu saat ini sudah tidak ada.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan, perbaikan jalan rusak ruas Randublatung-Cepu, Kabupaten Blora, menjadi prioritas perbaikan di tahun 2026.

"Iya, jalan itu (Randublatung-Cepu) prinsip menjadi prioritas kami," kata Luthfi selepas mengikuti acara Kementerian ATR BPN di Kota Semarang, Kamis (4/6/2026).

Namun, Luthfi mengatakan, perbaikan jalan tersebut akan dikerjakan menggunakan APBD perubahan pada September mendatang.

Ia menyebut, Kabupaten Blora menjadi daerah prioritas perbaikan jalan sejak 2025.

Hal ini terlihat dari guyuran anggaran Rp75 miliar dari Pemprov Jateng pada 2025 untuk perbaikan jalan.

Baca juga: Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Provinsi Randublatung-Cepu Blora, Protes 10 Tahun Dibiarkan Rusak

Rinciannya, Rp45 miliar untuk perbaikan jalan provinsi dan Rp30 miliar untuk ruas jalan kabupaten.

"Ya, September mendatang pada saat anggaran perubahan, jalan-jalan belum maksimal (termasuk Randublatung-Cepu) akan kami maksimalkan," tuturnya.

Disinggung soal anggaran perbaikan jalan yang merosot tahun ini akibat efisiensi, Luthfi berjanji menyiasatinya dengan mengalihkan dana Pokok Pikiran (Pokir) dan sumber dana lain untuk perbaikan jalan.

Ia mengaku, selama ini, kondisi jalan di Jateng berlubang akibat musim hujan yang panjang.

Memasuki musim kemarau ini, ia bakal memaksimalkan perbaikan jalan yang mengalami kerusakan.

"Kami sedang cek lagi, jalan yang rusak berat mana saja, kami harus selesaikan," ujarnya.

Aksi Tanam Pisang

Luthfi juga sempat menanggapi soal tuntutan warga yang meminta perbaikan jalan rusak di ruas Randublatung-Cepu lewat cara menanam pisang di jalan berlubang.

Terkait hal ini, Luthfi memastikan, tidak ada lagi pohon pisang di jalan Randublatung-Cepu.

"Sudah tidak ada, pohon pisang sudah enggak ada," bebernya.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved