Selasa, 2 Juni 2026

Berita Blora

Pemprov Jateng Bakal Perbaiki Jalan Randublatung-Cepu Blora Tapi Hanya 500 Meter, Ini Alasannya

Pemprov Jateng merespon aksi protes warga tanam pohon pisang di jalan Randublatung-Blora. Mereka bakal memperbaiki jalan rusak namun hanya 500 meter.

Tayang:
Penulis: iwan Arifianto | Editor: rika irawati
Kompas.com/Aria Rusta Yuli Pradana
POHON PISANG DI JALAN - Warga menanam pohon pisang di jalan Provinsi Jateng, tepatnya di ruas Randublatung-Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Minggu (31/5/20260. Aksi protes warga atas kondisi jalan rusak ini direspon Pemprov Jateng dengan rencana perbaikan jalan namun hanya 500 meter. 

Ringkasan Berita:
  • Pemprov Jateng merespon aksi protes warga atas jalan rusak Randublatung-Blora.
  • Mereka menganggarkan dana Rp5,278 miliar untuk memperbaiki jalan rusak namun hanya sepanjang 500 meter.
  • Alasannya, harga aspal jalan tengah melonjak naik.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Aksi protes warga atas jalan rusak di ruas Randublatung-Cepu, Kabupaten Blora, lewat penanaman pohon pisang direspon Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng).

Mereka bakal memperbaiki jalan rusak lewat pengaspalan jalan.

Bahkan, Pemprov Jateng telah mengalokasikan anggaran Rp5,276 miliar di APBD 2026.

Hanya saja, perbaikan hanya menyasar jalan rusak sepanjang 500 meter.

"Namun, itu hitungan awal, nanti akan kami kaji lagi dengan menghitung secara optimal agar jalan yang bisa diaspal lebih panjang, antara 600 meter hingga 700 meter," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, Selasa (2/6/2026).

Harga Aspal Naik

Henggar mengatakan, anggaran Rp5,276 miliar tersebut hanya cukup untuk memperbaiki jalan rusak sepanjang 500 meter. 

Hal ini terjadi karena harga aspal jalan meroket imbas konflik global di Timur Tengah.

Baca juga: Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Provinsi Randublatung-Cepu Blora, Protes 10 Tahun Dibiarkan Rusak

Henggar menyebut, harga aspal telah menyentuh angka lebih dari Rp2,1 juta per meter kubik.

"Kondisi itu mempengaruhi kami (termasuk dalam proyek Randublatung-Cepu), maka rapat terakhir, kami memilih tidak usah pelebaran dulu, tapi aspal overlay sebanyak dua lapis," bebernya.

Henggar membantah, anggaran pengaspalan jalan Randublatung-Cepu dicomot dari anggaran jalan lain.  

Menurutnya, rencana perbaikan jalan rusak ruas Randublatung-Cepu telah masuk rencana perbaikan di APBD 2026.

Proses lelang rencananya dilaksanakan pekan ini.

Namun, ia enggan memberikan garansi selesai proses tender.

"Soal tender deal-nya kapan, saya belum bisa ngomong, karena itu pengaruhnya banyak," ucapnya.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved