Minggu, 24 Mei 2026

Sapi Bakalan Naik 9 Juta, Pasar Wonolelo Banjir Truk Jelang Iduladha

Harga sapi di Pasar Wonolelo Wonosobo melonjak hingga Rp26 juta per ekor pada pasaran Manis jelang Iduladha, Minggu (24/5/2026).

Tayang:
Penulis: Imah Masitoh | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Banyumas/Imah Masitoh
SUASANA JUAL BELI - Sejumlah warga dan pedagang dari berbagai daerah memadati area Pasar Hewan Wonolelo di Kabupaten Wonosobo untuk berburu hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha pada hari pasaran Manis, Minggu (24/5/2026). Mayoritas pembeli memburu jenis sapi limusin meskipun harga jual sapi standar kurban mengalami lonjakan signifikan hingga menembus angka Rp24 juta hingga Rp26 juta per ekor akibat tingginya permintaan pasar. 

Ringkasan Berita:
  • Harga sapi kurban di Pasar Hewan Wonolelo Wonosobo melonjak hingga Rp24 juta-Rp26 juta per ekor menjelang Iduladha 2026. 
  • Momentum pasaran Manis dipadati ratusan ternak dan pembeli luar daerah. 
  • Walau stok sapi lokal mencapai 2.706 ekor, kambing 27.156 ekor, dan domba 15.284 ekor, Dispaperkan Wonosobo menyatakan pasokan harus didatangkan dari luar daerah karena stok mandiri belum mencukupi kebutuhan pasar.

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Dinas Peternakan dan Perikanan (Dispaperkan) Kabupaten Wonosobo mencatat adanya lonjakan jumlah hewan kurban beserta kenaikan harga sapi yang cukup signifikan di Pasar Hewan Wonolelo menjelang perayaan Iduladha 2026.

Berdasarkan hasil pantauan langsung pada hari pasaran Manis, Minggu (24/5/2026), ratusan ekor sapi, kambing, hingga domba tampak memenuhi area pasar seiring dengan aktivitas transaksi jual beli yang sudah berlangsung ramai sejak pagi hari.

Dokter Hewan sekaligus Medik Veteriner Ahli Muda Dispaperkan Wonosobo, Heri Kuswanto, mengungkapkan bahwa volume ternak yang masuk ke Pasar Hewan Wonolelo mengalami eskalasi yang tinggi jika dibandingkan dengan hari-hari biasa.

Baca juga: Sapi Simmental Berbobot 1,1 Ton Terpilih Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo di Kajen Pekalongan

“Untuk sapi sudah sekitar ada seratusan, untuk domba kambing juga termasuk banyak ini, ada tiga ratusan lebih,” kata Heri kepada tribunjateng.com setelah merampungkan giat pengawasan kesehatan hewan di Pasar Wonolelo.

Tidak hanya kuantitas komoditas ternak saja yang merangkak naik, nilai jual hewan kurban pada tahun ini terpantau ikut mengalami lonjakan harga yang cukup tajam. Untuk komoditas sapi dengan kategori standar kurban, harga jual di pasaran saat ini berada di kisaran angka Rp24 juta hingga Rp26 juta untuk setiap ekornya.

“Peningkatannya signifikan sekali untuk standar kurban,” ujarnya menambahkan informasi tersebut.

Ramainya geliat aktivitas di dalam pasar tradisional ini terlihat jelas dari deretan armada truk dan mobil pickup pengangkut yang memenuhi area parkir pasar. Di bagian dalam pasar, deretan hewan seperti sapi, kambing, serta domba memenuhi hampir di setiap sudut area jual beli.

Momentum pasaran “Manis” yang selama ini dikenal menjadi jadwal operasional rutin Pasar Wonolelo kali ini bertepatan langsung dengan meningkatnya grafik kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Iduladha 2026.

Menurut penuturan Heri, fenomena kenaikan harga ini tidak hanya melanda komoditas sapi kurban yang sudah siap potong, melainkan juga berimbas pada sapi bakalan yang biasa dibeli oleh para peternak untuk dipelihara kembali setelah masa musim kurban usai.

“Hari-hari biasa mungkin di kisaran Rp14 juta sampai Rp17 juta, hari ini bisa sampai Rp24 juta sampai Rp26 juta,” cetusnya.

Ia menilai tingginya intensitas aktivitas jual beli tersebut membuktikan bahwa tingkat kebutuhan hewan kurban di kalangan masyarakat masih sangat tinggi menjelang Iduladha. Bahkan, banyak proses transaksi yang langsung selesai atau closing di lokasi pasar tanpa membutuhkan waktu lama.

“Dan juga termasuk banyak yang closingan atau langsung terjual semua ternaknya hari ini,” kata dia.

Selain dipadati oleh para pembeli lokal, Pasar Hewan Wonolelo juga ramai diserbu oleh para pedagang yang datang dari luar daerah guna mencari tambahan pasokan stok ternak untuk dijual kembali di wilayah mereka.

Meskipun tren permintaan pasar merangkak naik, pihak Dispaperkan Kabupaten Wonosobo memberikan jaminan bahwa ketersediaan stok hewan kurban untuk Iduladha tahun ini dipastikan masih aman mencukupi.

Berdasarkan lembar data resmi Dispaperkan Kabupaten Wonosobo, stok sapi di daerah saat ini mencapai angka 2.706 ekor. Sementara untuk populasi kambing terdata sebanyak 27.156 ekor dan domba mencapai 15.284 ekor.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved