Berita Jateng
Banjir Melanda Pemukiman dan Pondok Pesantren di Jlamprang Wonosobo
hujan deras selama tiga jam memicu peningkatan debit air yang tidak tertampung akibat sumbatan gorong-gorong
Penulis: Imah Masitoh | Editor: khoirul muzaki
Salah satu lokasi yang terdampak cukup serius adalah area pondok, di mana air masuk ke seluruh bagian, mulai dari ruangan, halaman, hingga area parkir kendaraan.
Beruntung, dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.
Petugas saat ini masih melakukan pembersihan serta mengimbau warga untuk tetap waspada.
Sabarno mengingatkan potensi banjir dapat kembali terjadi jika sumbatan belum sepenuhnya teratasi dan hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
“Dibersihkan dulu, kita antisipasi ke warga setempat untuk meningkatkan kewaspadaan,” tambah Sabarno.
Dari pantauan di lapangan selepas waktu maghrib, warga terlihat bergotong royong membersihkan sisa genangan air di area pondok.
Air yang tersisa di ruangan diambil menggunakan ember, lalu dilanjutkan dengan mengepel lantai.
Sementara itu, genangan masih terlihat di jalan depan pondok meski tidak terlalu tinggi.
Mobil pemadam kebakaran juga tampak terus melakukan penyedotan air, termasuk di area gorong-gorong yang diduga menjadi titik sumbatan.
Upaya penanganan dilakukan malam ini agar aktivitas warga dapat kembali normal keesokan harinya. (ima)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Banjir-Wonosobo-mei.jpg)