Senin, 4 Mei 2026

Berita Kudus

Konvoi Kelulusan Berdarah di Kudus: Siswa SMKN 2 Diserang, Satu Pelajar Tersungkur Dikeroyok

Tawuran pelajar pecah di Dawe, Kudus. Siswa SMKN 2 diduga diserang sekolah lain saat konvoi kelulusan. Polisi turun tangan selidiki dalang aksi.

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Rustam Aji
ISTIMEWA/schreenshot-video
PELAJAR TAWURAN-Tangkapan layar sejumlah siswa yang terlibat tawuran di Jalan Bareng-Colo tepatnya di Desa Rejosari, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Senin (4/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Sejumlah pelajar di Kabupaten Kudus terlibat tawuran di Jalan Bareng-Colo tepatnya di Desa Rejosari, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Senin (4/5/2026). 
  • Dalam video yang beredar, sejumlah siswa konvoi menggunakan sepeda motor, siswa mengenakan baju putih abu-abu yang sebagian besara bajunya sudah dicorat-coret menggunakan pilox.
  • Dari penelusuran di lokasi, peristiwa tawuran tersebut terjadi di Jalan Bareng-Colo tepatnya di dekat minimarket di Desa Rejosari, Kecamatan Dawe

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS – Aksi konvoi kelulusan pelajar di Kabupaten Kudus berujung mencekam setelah bentrokan antarsekolah pecah di Jalan Bareng-Colo, Desa Rejosari, Kecamatan Dawe, Senin (4/5/2026) siang.

Seorang siswa dilaporkan tersungkur dan menjadi sasaran pengeroyokan oleh sekelompok pelajar lain di tengah jalan raya yang sedang padat aktivitas warga.

Kronologi di Lokasi Kejadian Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB ini bermula saat rombongan pelajar berseragam putih abu-abu dengan kondisi baju penuh coretan pilox melintas dari arah selatan.

Menurut saksi mata di lokasi, Ruslan, situasi berubah anarkis saat rombongan tersebut kembali ke arah titik semula dan langsung terlibat baku hantam.

"Mereka datang dari selatan ke utara, lalu kembali lagi ke sini dan langsung berantem. Ada siswa yang dipukuli sampai jatuh, bahkan ada yang terlihat membawa bambu," ujar Ruslan yang menyaksikan kejadian tersebut dari tempat usahanya.

Dalam video amatir yang beredar luas di media sosial, terlihat sebuah sepeda motor tergeletak di tengah jalan sementara kerumunan pelajar terus melayangkan pukulan kepada salah satu siswa yang sudah tidak berdaya di aspal.

Akibat insiden ini, lalu lintas di jalur wisata Colo sempat lumpuh total karena badan jalan dipenuhi oleh massa pelajar.

Baca juga: Hadapi Kemarau, Provinsi Jawa Tengah Siapkan 123 Juta Liter Air Bersih

Kepala Sekolah: Siswa Kami Diserang Menanggapi peristiwa tersebut, Kepala SMKN 2 Kudus, Budi Susanto, memberikan klarifikasi bahwa siswanya merupakan pihak yang diserang. Saat kejadian, Budi mengaku sedang berada di luar sekolah dan langsung kembali setelah menerima laporan darurat.

“Informasi yang saya terima, anak-anak (siswa) kami diserang oleh oknum dari dua sekolah lain. Saat ini saya sedang menuju kantor polisi untuk menindaklanjuti kasus ini,” tegas Budi saat ditemui di lingkungan sekolah.

Penyelidikan Kepolisian Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian dari Polsek Dawe dan Polres Kudus telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi.

Polisi tengah mendalami identitas para pelaku pengeroyokan serta motif di balik serangan tersebut, mengingat para pelajar diduga tengah merayakan kelulusan sekolah.

Aktivitas di Jalan Bareng-Colo kini telah kembali normal, namun personel kepolisian masih disiagakan di beberapa titik rawan untuk mengantisipasi adanya aksi balasan. (Goz)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved