Senin, 27 April 2026

Berita Jateng

Suara Bergetar Eks Bos Sritex di Sidang Pembelaan, Minta Jangan Dipidana

Dia menegaskan tidak memiliki niat jahat dalam menjalankan perusahaan yang telah dibangun keluarganya selama puluhan tahun

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: khoirul muzaki
Kompas.com/Dok Humas Kemenaker
Ilustrasi karyawan Sritex 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG — Suasana sidang pembacaan pembelaan (pleidoi) terkait kasus korupsi Sritex di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang berlangsung serius, namun diwarnai nuansa haru, Senin (27/4/2026).

Mantan Komisaris PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), Iwan Setiawan Lukminto, menyampaikan pembelaannya dengan suara bergetar, memohon kepada majelis hakim agar dirinya tidak dijatuhi hukuman pidana.

Ruang sidang tampak dipenuhi peserta yang menyimak dengan saksama setiap pernyataan yang disampaikan. 

Majelis hakim yang dipimpin ketua, Rommel Franciskus Tampubolon, juga terlihat fokus mengikuti jalannya pleidoi, momen yang menjadi tahap akhir setelah tuntutan jaksa, sebelum putusan dijadwalkan dibacakan pada sidang berikutnya.

 

Minta tak Dipidana

Dalam pembelaannya, Iwan Setiawan Lukminto menyampaikan permohonan langsung kepada majelis hakim. 

Dia menegaskan tidak memiliki niat jahat dalam menjalankan perusahaan yang telah dibangun keluarganya selama puluhan tahun.

“Oleh karena itu, izinkan saya menutup pembelaan ini dengan permohonan terakhir dari hati yang paling dalam. 

Janganlah saya dipidana atas sesuatu yang bukan salah saya,” ucap dia.

Iwan menilai perkara yang menjeratnya tidak lepas dari dampak krisis global, khususnya pandemi Covid-19. Menurutnya, seluruh kebijakan yang diambil semata-mata untuk menjaga keberlangsungan perusahaan dan melindungi puluhan ribu tenaga kerja.

Iwan juga menekankan bahwa dirinya justru menempatkan seluruh aset pribadi untuk menjamin utang perusahaan, sebagai bentuk tanggung jawab, bukan niat untuk melakukan pelanggaran hukum.

“Orang yang berniat jahat tidak akan menempatkan seluruh aset pribadinya untuk menjamin utang perusahaan. 

Saya justru berdiri di garis depan mempertaruhkan semuanya,” tegasnya.

 

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved