Berita Semarang
Gagal Berangkat Umrah Berkali-kali, Warga Geruduk Agen Travel di Java Supermall Semarang
Belasan calon jemaah umrah menggeruduk agen travel Al-Amanah di Java Supermall Semarang. Mereka menuntut pengembalian dana.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG — Belasan orang menggeruduk agen travel Al-Amanah yang berada di lantai dasar Java Supermall Semarang, Jawa Tengah, Minggu (26/4/2026) malam.
Mereka menuntut kejelasan pengembalian dana dari biro penyelenggara umrah dan haji khusus itu setelah rencana keberangkatan ibadah umrah mereka berkali-kali ditunda.
Kedatangan mereka pun menarik perhatian pengunjung mall.
Aparat kepolisian dan petugas keamanan mal juga terlihat di lokasi.
Di depan kantor agen yang berada di area basement itu, para korban satu per satu menyuarakan kekecewaan.
Sementara, seorang pria yang diduga pengelola agen travel tersebut, kemudian diminta ikut petugas ke Mapolrestabes Semarang.
Baca juga: Tragedi Berdarah di Dadapsari Semarang: Ayah Kehilangan Dua Anak Sekaligus Akibat Cekcok Maut
Endang (54), satu di antara warga yang mengaku sebagai korban, menceritakan rencananya bersama sang adik berangkat umrah pada Desember 2025.
Namun, lanjut dia, janji keberangkatan terus mundur tanpa kepastian.
"Dijanjikan berangkat tanggal 5 Desember (2025), mundur tanggal 30, terus mundur lagi tanggal 5 Januari (2026)."
"Saya berdua dengan adik saya, (sudah bayar) Rp46 juta, tapi baru dikembalikan Rp25 juta," sebut Endang.
Dia mengungkapkan, alasan yang diberikan pihak agen kerap berubah-ubah, mulai dari kondisi penuh hingga alasan lain yang tak jelas.
Hal serupa juga dialami Sustiowati, yang mengaku selalu diyakinkan bisa berangkat setiap kali bertanya.
"Setiap kami tanya, selalu dibilang ada keberangkatan."
"Nanti langsung dibuatkan draf dan disuruh bayar,” ujarnya.
| Tragedi Berdarah di Dadapsari Semarang: Ayah Kehilangan Dua Anak Sekaligus Akibat Cekcok Maut |
|
|---|
| Evakuasi Truk Tembakau Terguling di Tol Jangli–Gayamsari Semarang Gunakan Crane |
|
|---|
| Semarang Kota Toleran, Wali Kota Agustina: Pawai Ogoh-Ogoh Jadi Ruang Lintas Agama |
|
|---|
| Pecah Ban di Tol Jangli Semarang, Truk Tronton Muat Tembakau Terguling di Median Jalan |
|
|---|
| Dipicu Masalah Sepele, Paman di Semarang Tega Bakar Keponakan: Korban Alami Luka Bakar Serius |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260427-calon-jemaah-umrah-geruduk-agen-travel-Al-Amanah-di-Java-Mall.jpg)