Berita Semarang
Gagal Berangkat Umrah Berkali-kali, Warga Geruduk Agen Travel di Java Supermall Semarang
Belasan calon jemaah umrah menggeruduk agen travel Al-Amanah di Java Supermall Semarang. Mereka menuntut pengembalian dana.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: rika irawati
Dari total Rp26 juta yang dia bayarkan, Sustiowati baru mendapat pengembalian dana Rp3 juta.
Kekecewaan serupa juga disampaikan Reza Tongga (43), warga Mijen, Kota Semarang.
Reza mengaku dijanjikan berangkat umrah pada 5 Januari 2026, setelah melunasi pembayaran pada bulan sebelumnya.
Namun, dua hari sebelum jadwal keberangkatan, dia diminta menjadwal ulang.
“Saya enggak mau karena ada indikasi penipuan."
"Hari itu juga saya laporkan ke Polda,” kata Reza.
Dia mengaku mengalami kerugian sekitar Rp50 juta untuk dua orang, dengan pengembalian baru Rp30 juta setelah laporan dibuat.
Lapor Polisi
Menurut dia, kedatangan para korban malam itu dipicu fakta bahwa agen tersebut masih beroperasi meski telah dilaporkan ke polisi.
Reza menyebut, sedikitnya, terdapat 12 korban dengan nilai kerugian rata-rata Rp25 juta hingga Rp50 juta per orang.
Baca juga: Evakuasi Truk Tembakau Terguling di Tol Jangli–Gayamsari Semarang Gunakan Crane
Bahkan, lanjut dia, terdapat satu korban dengan kerugian mencapai Rp275 juta.
Para korban juga mengungkap dugaan praktik yang terkesan sistematis.
Mereka mengaku dipisah-pisah saat proses manasik agar tidak saling mengenal, sehingga sulit bertukar informasi.
“Kita dipisah-pisah, biar enggak kenal sama teman-temannya,” ujar Reza.
Selain menuntut pengembalian dana, mereka juga meminta operasional agen dihentikan untuk mencegah munculnya korban baru.
Keramaian di tempat perbelanjaan itu berakhir dengan sejumlah korban ikut ke Mapolrestabes Semarang untuk melanjutkan proses pelaporan.
Belum ada penjelasan dari agen travel Al-Amanah terkait komplain dari calon jemaah umrah ini. (*)
| Tragedi Berdarah di Dadapsari Semarang: Ayah Kehilangan Dua Anak Sekaligus Akibat Cekcok Maut |
|
|---|
| Evakuasi Truk Tembakau Terguling di Tol Jangli–Gayamsari Semarang Gunakan Crane |
|
|---|
| Semarang Kota Toleran, Wali Kota Agustina: Pawai Ogoh-Ogoh Jadi Ruang Lintas Agama |
|
|---|
| Pecah Ban di Tol Jangli Semarang, Truk Tronton Muat Tembakau Terguling di Median Jalan |
|
|---|
| Dipicu Masalah Sepele, Paman di Semarang Tega Bakar Keponakan: Korban Alami Luka Bakar Serius |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260427-calon-jemaah-umrah-geruduk-agen-travel-Al-Amanah-di-Java-Mall.jpg)