Berita Jateng
Masih Hujan Terus, Jawa Tengah Mulai Kemarau Kapan
Sejumlah wilayah di Jawa Tengah masih diguyur hujan dalam beberapa hari terakhir, menandakan musim kemarau belum benar-benar datang
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – Sejumlah wilayah di Jawa Tengah masih diguyur hujan dalam beberapa hari terakhir, menandakan musim kemarau belum benar-benar datang dan kondisi cuaca masih berada pada fase pancaroba.
Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Noorjannah, mengatakan saat ini Jawa Tengah masih berada dalam masa peralihan musim dari penghujan menuju kemarau.
Menurutnya, awal musim kemarau di Jawa Tengah tidak terjadi secara serentak di semua wilayah.
Namun, secara umum diperkirakan mulai berlangsung pada Mei hingga Juni 2026.
“Awal musim kemarau di Jawa Tengah berbeda-beda, tapi secara umum dimulai Mei sampai Juni, dengan puncaknya pada Agustus hingga September,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).
Ia menjelaskan, hujan yang masih terjadi belakangan ini dipengaruhi adanya tekanan udara rendah di selatan Jawa Tengah.
Baca juga: Santri Pilangwetan Demak Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Polisi Selidiki
Kondisi tersebut menyebabkan massa udara tertarik ke arah selatan dan memicu terbentuknya awan hujan.
Dampaknya, hampir seluruh wilayah Jawa Tengah masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, bahkan di beberapa daerah bisa terjadi hujan sedang hingga lebat.
Noorjannah menambahkan, masa pancaroba juga identik dengan potensi cuaca ekstrem, seperti angin kencang, puting beliung, hingga hujan es.
“Pada masa peralihan ini cuaca cenderung cepat berubah. Potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi,” jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/motor-hujan-badai-oke.jpg)