Jumat, 8 Mei 2026

Berita Semarang

Balita 1,5 Tahun Dikabarkan Hipotermia saat Naik Gunung Ungaran dengan Orangtua, Begini Kronologinya

Balita 1,5 tahun dikabarkan hipotermia saat diajak naik Gunung Ungaran oleh orangtua. Video evakuasi pun viral.

Tayang:
Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/RIFAL ALMANAF
GUNUNG UNGARAN - Pemandangan dari puncak Gunung Ungaran di Kabupaten Semarang. Seorang balita dikabarkan mengalami hipotermia setelah diajak orangtua mendaki Gunung Ungaran, Sabtu (11/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Balita 1,5 tahun dikabarkan mengalami hipotermia saat diajak naik Gunung Ungaran orangtua.
  • Bahkan, balita ini pun harus diselimuti menggunakan selimut darurat untuk menghangatkan tubuh saat dibawa turun petugas SAR.
  • Petugas Basecamp Perantunan Bandungan membenarkan adanya balita naik gunung bersama orangtua namun tidak sampai mengalami hipotermia

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Balita 1,5 tahun dikabarkan mengalami hiportemia saat diajak orangtua mendaki Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Video saat personel SAR mengevakuasi korban pun viral di media sosial.

Dalam video yang beredar terlihat anggota SAR membopong anak yang telah diselimuti selimut darurat (blanket emergency).

Bocah tersebut kemudian dibawa ke Basecamp Perantunan Bandungan, Kabupaten Semarang, dan mendapat perawatan dari tim SAR.

Saat dikonfirmasi terkait kejadian ini, pengelola Basecamp Perantunan, Wido, menjelaskan kronologi kejadian itu.

Naik Bareng Orangtua

Menurut Wido peristiwa terjadi pada Sabtu (11/4/2026). 

Balita itu naik gunung diajak orangtua mereka, warga Kota Semarang.

Saat mendaftar ke basecamp, mereka mengatakan, melakukan pendakian tektok atau muncak dan langsung turun di hari yang sama.

Baca juga: Dua Pendaki Asal Purwokerto Hipotermia di Gunung Bismo Wonosobo, Evakuasi Berlangsung Dramatis

Saat pendaftaran itu, kata Wido, petugas basecamp sudah memberikan peringatan keras kepada orangtua bocah tersebut.

Selain pendakian melibatkan anak kecil, saat itu, cuaca tengah tidak menentu. 

"Kami memperingatkan soal risiko dan lain sebagainya, karena cuaca memang lagi tidak bersahabat," kata Wido, dikutip dari Kompas.com, Senin (13/4/2026). 

Namun, peringatan tersebut tidak menyurutkan niat orangtua sang anak.

Mereka menyatakan sanggup menanggung risiko dan menjamin keselamatan buah hati mereka. 

Kesanggupan orangtua anak inilah yang membuat petugas mengizinkan mereka mendaki.

Anak Rewel

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved