Berita Jateng
Rayuan Maut Guru Genit kepada Siswinya di Blora, Kini Terancam Sanksi
Tangkapan layar percakapan yang beredar luas itu memicu kekhawatiran terkait batas etika hubungan antara guru dan murid
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: khoirul muzaki
Kronologi
Dalam rapat tertutup tersebut juga terungkap kronologi awal dari versi pihak sekolah.
Achlif menjelaskan berdasarkan klarifikasi pihak sekolah, kasus ini bermula saat guru tersebut mengetahui siswi itu dalam kondisi melamun dan diduga memiliki masalah pribadi.
Siswi kemudian dipanggil ke ruang OSIS untuk dimintai keterangan terkait permasalahan yang dialami siswi. Namun, proses tersebut disebut belum melibatkan guru Bimbingan Konseling (BK) sejak awal, melainkan baru dilaporkan setelahnya.
"Secara prosedur, ini juga akan kita dalami apakah sudah sesuai atau belum. Itu menjadi bagian dari investigasi,” terangnya.
Pihaknya berharap kasus ini dapat diselesaikan secara menyeluruh, sekaligus menjadi momentum perbaikan sistem dan layanan pendidikan di Blora.
Achlif juga mengimbau media dan masyarakat untuk turut mengawal kasus ini hingga tuntas, sembari tetap menjaga privasi siswa yang terlibat.
"Jangan sampai justru berdampak pada mental anak. Kita ingin ada solusi, kejelasan, dan kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan tetap terjaga,” paparnya.(Iqs)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/chat-guru-murid-blora.jpg)