Berita Jateng
Jateng Diprediksi Jadi Wilayah Terpadat selama Arus Mudik Lebaran 2026,Berikut Jadwal One Way di Tol
Jawa Tengah diprediksi jadi wilayah terpadat saat arus mudik dan balik Lebaran 2026. Rekayasa lalu lintas sistem satu arah dan ganjil genap disiapkan.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
- Jateng diperkirakan jadi wilayah terpadat saat arus mudik dan balik Lebaran 2026.
- Sejumlah rekayasa lalu lintas telah disiapkan di Trans Jawa, di antaranya penerapan sistem satu arah, ganjil genap, hingga contraflow.
- Tahun ini, puncak arus mudik diprediksi terjadi dua kali, begitu juga arus balik Lebaran 2026.
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – Jawa Tengah diprediksi bakal menjadi wilayah terpadat selama arus mudik Lebaran 2026.
Selain menjadi tujuan mudik, Jateng menjadi titik krusial dalam pergerakan pemudik nasional menuju wilayah timur Pulau Jawa via jalur darat.
"Karena Jawa Tengah termasuk satu di antara yang menjadi tujuan pemudik, tak hanya dilintasi."
"Bahkan, rute tersibuk juga berada di Jawa Tengah, misalnya dari arah Jabodetabek menuju Jawa Timur, tentunya melewati jalur konvensional maupun tol di wilayah Jawa Tengah," ungkap Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto, Minggu (8/3/2026).
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, pemerintah bersama Polri telah menyiapkan berbagai rekayasa lalu lintas selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Kebijakan yang disiapkan antara lain penerapan sistem satu arah (one way), contraflow, serta pembatasan kendaraan melalui aturan ganjil genap di sejumlah ruas tol utama.
Artanto mengatakan, puncak arus mudik tahun ini diperkirakan terjadi dalam dua gelombang, demikian pula dengan arus balik.
"Diprediksi, puncak arus mudik tahun ini terjadi dua kali, yakni pada 14–15 Maret 2026 dan 18–19 Maret 2026."
"Sementara, puncak arus balik diperkirakan pada 24–25 Maret serta 28–29 Maret 2026," imbuh dia.
Menurutnya, pola dua gelombang tersebut dipengaruhi kebijakan fleksibilitas waktu kerja serta kecenderungan masyarakat memilih waktu keberangkatan berbeda.
Pergerakan kendaraan pun diperkirakan tidak terpusat pada satu waktu.
Polda Jateng juga memprediksi pergerakan masyarakat pada Lebaran tahun ini meningkat sekitar 1,4 hingga 2,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
"Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak awal dan tidak berangkat bersamaan pada waktu puncak."
"Pastikan kendaraan dalam kondisi prima dan bahan bakar terisi penuh sebelum berangkat."
| Peternakan Sapi Perah Terbesar di Indonesia Segera Hadir di Brebes, Produksi Susu Mulai 2027 |
|
|---|
| Pengusaha Jateng Pertimbangkan Rumahkan Karyawan sebelum PHK, Dampak Konflik Global |
|
|---|
| Profesi Pemandu Gunung di Jateng Banyak Diminati, 300 Orang Ingin Ikut Pelatihan |
|
|---|
| Cara Petani Semarang Kurangi Efek Cuaca Panas Ekstrem terhadap Sayuran, Pasang Blower |
|
|---|
| Zulhas Ingatkan SPPG Jangan Hanya Kejar Profit, Ungkap Selisih Rp 1000 Sudah Untung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Sejumlah-kendaraan-melintas-masuk-di-gerbang-tol-Kalikangkung-Semarang-Jumat-1242024.jpg)