Minggu, 26 April 2026

Jawa Tengah

Musim Hujan Bikin Jalan Rusak, Luthfi: Penyakit Jalan Itu Air

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi fokus perbaiki jalan rusak jelang arus mudik Maret 2026. Ia minta Pemkab/Pemkot ikut kebut perbaikan sesuai APBD.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: Daniel Ari Purnomo
ISTIMEWA
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat diwawancarai seusai acara Outlook Ekonomi Soloraya 2026 di The Sunan Hotel, Surakarta, Rabu (4/2/2026). Luthfi menargetkan jalanan di Jateng bebas lubang jelang mudik Maret mendatang. 

Ringkasan Berita:
  • Gubernur Ahmad Luthfi menginstruksikan perbaikan jalan diprioritaskan untuk menghadapi arus mudik Lebaran yang diperkirakan berlangsung Maret 2026.
  • Luthfi mengklaim kondisi jalan provinsi 97 persen mantap, sementara jalan kabupaten/kota mencapai 87 persen. Kerusakan mayoritas disebabkan tingginya curah hujan.
  • Pemerintah daerah diminta melakukan evaluasi menyeluruh agar jalanan bersih dari komplain publik saat momen Idulfitri.
 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SURAKARTA - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengungkapkan bakal fokus melakukan perbaikan jalan untuk menghadapi arus mudik Lebaran yang akan berlangsung pada Maret 2026 mendatang.

Ia meminta kepada pemerintah kabupaten/kota melakukan hal yang sama dengan menyesuaikan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masing-masing.

"Kami fokus pada infrastruktur jelang Lebaran terutama untuk memantapkan kondisi jalan," ujarnya seusai kegiatan Outlook Ekonomi Soloraya 2026 di The Sunan Hotel, Surakarta, Rabu (4/2/2026).

Baca juga: Rasakan Tak Enaknya Lewat Jalan Rusak saat Touring, Bupati Wonosobo Langsung Perintah Perbaiki

Tantangan Curah Hujan

Luthfi mengklaim, kondisi jalan provinsi di Jawa Tengah saat ini tercatat hampir 97 persen dalam kondisi baik.

Adapun jalan kabupaten/kota dalam kondisi serupa mencapai angka hampir 87 persen.

Meski demikian, Luthfi mengakui masih adanya jalan dalam kondisi rusak di beberapa titik. Ia tak menampik hal itu terjadi karena tingginya intensitas hujan belakangan ini.

"Tantangan kita adalah curah hujan tinggi, karena penyakit jalan (rusak) itu air," paparnya.

Untuk menambal jalan yang rusak tersebut, pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten/kota akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi jalan menjelang Idulfitri dan puncak arus mudik.

Evaluasi ini merujuk pada roadmap (peta jalan) pembangunan infrastruktur yang telah ditetapkan sebelumnya.

Bebas Komplain Publik

Mantan Kapolda Jateng ini menegaskan targetnya agar jalanan di Jateng minim keluhan saat momen mudik tiba.

"Menjelang Idulfitri dan arus mudik kondisi jalan provinsi dan jalan kabupaten harus clear (lancar) dari public complain (komplain publik)," tegasnya.

Menurutnya, perbaikan infrastruktur jalan tidak hanya menyangkut aspek keselamatan dan kenyamanan masyarakat semata.

Lebih jauh, hal ini menjadi faktor penting dalam menjaga pergerakan ekonomi dan iklim investasi di daerah.

Urat Nadi Ekonomi

Ia menjelaskan, konektivitas jalan yang baik menjadi prasyarat utama kelancaran distribusi barang, mobilitas tenaga kerja, serta aktivitas ekonomi masyarakat.

Terutama pada momentum meningkatnya pergerakan orang dan barang menjelang Hari Raya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved