Senin, 27 April 2026

Berita Jateng

Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Digarap, Ditarget 2027 Beroperasi

Koridor Gelangmanggung direncanakan melayani rute Terminal Maron (Kabupaten Temanggung)-Terminal Tidar (Kota Magelang)-Terminal Borobudur

Penulis: iwan Arifianto | Editor: Rustam Aji
AI GENERATED
TRANS JATENG - Ilustrasi armada bus Trans Jateng yang melayani rute antarkota di Jawa Tengah. 

Meskipun, layanan transportasi umum memang harus disubsidi oleh pemerintah karena di negara mana pun menggunakan skema ini.

Dengan tarif yang sangat terjangkau yakni Rp1.000 untuk pelajar dan Rp4 ribu untuk umum, maka saat tidak disubsidi maka akan mati.

"Alternatif pendapatan lain itu Penting agar tidak hanya mengandalkan APBD saja, bisa ada usaha lain setidaknya menekan biaya operasional," terangnya.

Trans Jateng juga bisa memanfaatkan jaringan ke swasta untuk modal awal pengadaan unit bus. Melalui pengadaan itu, setidaknya biaya operasional di awal bisa dipangkas.

"Pemerintah pusat juga harus membantu daerah seperti Jateng yang sudah berupaya memberikan layanan transportasi umum yang baik bagi publik," tuturnya.

Baca juga: Trans Banyumas Jadi Favorit Warga, Penumpang Hampir Mencapai 2 Juta Orang Sepanjang 2025

Dukungan 14 Armada Bus

Koridor Gelangmanggung direncanakan melayani rute Terminal Maron (Kabupaten Temanggung)-Terminal Tidar (Kota Magelang)-Terminal Borobudur (Kabupaten Magelang) dengan dukungan 14 armada bus.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Arief Djatmiko menjelaskan, koridor Gelangmanggung merupakan rute transportasi terintegrasi yang disiapkan seiring pengembangan kawasan aglomerasi.

Kawasan aglomerasi tersebut meliputi Kabupaten Magelang, Kota Magelang, dan Kabupaten Temanggung.

"Kehadiran koridor baru ini diharapkan tidak hanya mendukung mobilitas harian masyarakat dan sektor pariwisata, tetapi juga menekan biaya transportasi warga," kata Arief, dalam keterangan tertulis (Jumat (23/1/2026).

Arief menjelaskan, persiapan pembukaan jalur ini dimulai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dengan para bupati dan wali kota di wilayah pengembangan Gelangmanggung.

“Melalui kolaborasi aglomerasi, transportasi tidak lagi berdiri sendiri, tetapi saling menguatkan antarwilayah,” paparnya. (Iwn) 

 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved