Berita Jateng
Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Digarap, Ditarget 2027 Beroperasi
Koridor Gelangmanggung direncanakan melayani rute Terminal Maron (Kabupaten Temanggung)-Terminal Tidar (Kota Magelang)-Terminal Borobudur
Penulis: iwan Arifianto | Editor: Rustam Aji
Meskipun, layanan transportasi umum memang harus disubsidi oleh pemerintah karena di negara mana pun menggunakan skema ini.
Dengan tarif yang sangat terjangkau yakni Rp1.000 untuk pelajar dan Rp4 ribu untuk umum, maka saat tidak disubsidi maka akan mati.
"Alternatif pendapatan lain itu Penting agar tidak hanya mengandalkan APBD saja, bisa ada usaha lain setidaknya menekan biaya operasional," terangnya.
Trans Jateng juga bisa memanfaatkan jaringan ke swasta untuk modal awal pengadaan unit bus. Melalui pengadaan itu, setidaknya biaya operasional di awal bisa dipangkas.
"Pemerintah pusat juga harus membantu daerah seperti Jateng yang sudah berupaya memberikan layanan transportasi umum yang baik bagi publik," tuturnya.
Baca juga: Trans Banyumas Jadi Favorit Warga, Penumpang Hampir Mencapai 2 Juta Orang Sepanjang 2025
Dukungan 14 Armada Bus
Koridor Gelangmanggung direncanakan melayani rute Terminal Maron (Kabupaten Temanggung)-Terminal Tidar (Kota Magelang)-Terminal Borobudur (Kabupaten Magelang) dengan dukungan 14 armada bus.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Arief Djatmiko menjelaskan, koridor Gelangmanggung merupakan rute transportasi terintegrasi yang disiapkan seiring pengembangan kawasan aglomerasi.
Kawasan aglomerasi tersebut meliputi Kabupaten Magelang, Kota Magelang, dan Kabupaten Temanggung.
"Kehadiran koridor baru ini diharapkan tidak hanya mendukung mobilitas harian masyarakat dan sektor pariwisata, tetapi juga menekan biaya transportasi warga," kata Arief, dalam keterangan tertulis (Jumat (23/1/2026).
Arief menjelaskan, persiapan pembukaan jalur ini dimulai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dengan para bupati dan wali kota di wilayah pengembangan Gelangmanggung.
“Melalui kolaborasi aglomerasi, transportasi tidak lagi berdiri sendiri, tetapi saling menguatkan antarwilayah,” paparnya. (Iwn)
| Petani di Banyumas Dapat Bantuan 34 Drone Pupuk dan Traktor, Menuju Swasembada Pangan Lokal |
|
|---|
| Anggota Komisi 4 DPRD Banyumas Ingatkan Perusahaan Soal Aturan Ketenagakerjaan, Termasuk Pesangon |
|
|---|
| Demi Keselamatan, 6 Rumah Rusak Akibat Tanah Gerak di Sampang Kebumen akan Direlokasi |
|
|---|
| Warga Binaan Rutan Banyumas Digeledah, Kebersihan Kuku Hingga Kamar Masuk Perhatian Petugas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20250921-bus-trans-jateng.jpg)