Jumat, 17 April 2026

Berita Jateng

Pria Berbaju Mirip Relawan Buang Sampah di Sungai Serayu, Ini Klarifikasinya

Aksi tersebut menuai kecaman warganet, terlebih karena warna pakaian yang dikenakan pelaku menyerupai atribut relawan kemanusiaan.

|
Penulis: Imah Masitoh | Editor: khoirul muzaki
Tribun Banyumas
VIRAL - Pelaku pembuangan sampah di aliran Sungai Serayu tepatnya di Jembatan Sentong, Jalan Jengkol-Tlogo, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, Selasa (20/1/2026). Pelaku menyatakan permohonan maaf kepada masyarakat Wonosobo dan para relawan kemanusiaan serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. 


“Kami segera mencari informasi, siapa pembuang sampah, untuk segera kami suruh mengambil kembali,” katanya.


Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan saling mengingatkan apabila menemukan pelanggaran serupa.


Ke depan, pihak kecamatan akan meningkatkan edukasi pengelolaan sampah dengan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup serta mendorong pemasangan rambu larangan dan sanksi.


Kepala Pelaksana BPBD Wonosobo, Sumekto Hendra Kustanto, menegaskan bahwa pria dalam video tersebut bukanlah relawan.


“Kita sudah klarifikasi bahwa yang bersangkutan itu bukan relawan,” ujar Sumekto.


Ia menyayangkan penggunaan baju oranye mirip atribut relawan yang dapat menimbulkan kesalahpahaman publik.


“Baju oranye itu mencederai seluruh relawan yang ada di Wonosobo bahkan Indonesia,” katanya.


Menurutnya, relawan memiliki nilai dan semangat kemanusiaan yang tinggi, sehingga tindakan pembuangan sampah tersebut sangat bertolak belakang dengan semangat relawan. 


BPBD Wonosobo, akan menjadikan kejadian ini sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat koordinasi dengan relawan di tingkat kecamatan dan desa guna menjaga marwah gerakan kemanusiaan.


Sementara itu, pelaku pembuangan sampah diketahui bernama Suparjo, warga Desa Tlogo. Usai kejadian tersebut pelaku dihadirkan di Kantor Desa Tlogo untuk dimintai keterangan.


"Saya bekerja membuang sampah (di villa) sudah sekitar setengah tahun,” ujar Suparjo saat ditemui.


Ia menjelaskan bahwa selama ini pembuangan sampah dilakukan ke tempat yang semestinya. 


“Biasanya saya buang ke TPA setiap hari Jumat,” katanya.


Namun pada hari kejadian, Suparjo mengakui melakukan pelanggaran. 


“Hari ini karena kelalaian saya saja. Sekitar 10 kantong saya buang ke sungai,” kata Suparjo.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved