Pemprov Jateng
Jateng Bakal Dibangun Peternakan Sapi Perah Terbesar, Kapasitasnya Capai 30 Ribu Ekor
Brebes bangun peternakan sapi perah terbesar di Indonesia kapasitas 30 ribu ekor. Target operasional akhir 2027, pasok 18% produksi susu nasional.
Ringkasan Berita:
- Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, akan dibangun peternakan sapi perah terpadu (mega farm) berskala besar dengan kapasitas mencapai 30 ribu ekor.
- Proyek yang dikembangkan oleh PT Global Dairy Bersama (GDB) ini diyakini tak hanya mengerek produksi susu nasional, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah secara signifikan.
- “Kalau ini terbangun, ini akan jadi yang terbesar di Indonesia,” kata Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian, Agung Suganda
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, bersiap menjadi pusat produksi susu nasional dengan rencana pembangunan peternakan sapi perah terpadu (mega farm) berkapasitas 30.000 ekor.
Proyek raksasa yang dikelola PT Global Dairy Bersama (GDB) ini digadang-gadang sebagai yang terbesar di Indonesia dan diproyeksikan mampu memasok 18 persen kebutuhan susu nasional secara mandiri.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian, Agung Suganda, menegaskan bahwa kehadiran mega farm ini adalah solusi konkret untuk menekan ketergantungan impor susu yang saat ini masih mencapai 80 persen dari total kebutuhan nasional 4,7 juta ton per tahun.
“Kalau ini terbangun, ini akan jadi yang terbesar di Indonesia. Dengan tambahan produksi dari Brebes, ini akan sangat signifikan menekan ketergantungan impor,” ujar Agung saat melakukan audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di Semarang, Kamis (16/4).
Proyek senilai investasi besar ini akan menempati lahan seluas 710 hektare dengan teknologi modern berbasis close loop system.
Artinya, ekosistem peternakan ini akan mengolah limbah menjadi biogas dan pupuk, serta melakukan daur ulang air secara mandiri.
Baca juga: Mengenal Dekem, Kearifan Lokal Banjarnegara untuk Taklukkan Arus Sungai
Beberapa poin utama dari proyek mega farm Brebes meliputi:
Target Produksi: 180.000 ton susu per tahun.
Dampak Regional: Berpotensi menaikkan posisi Jateng dari peringkat ketiga ke peringkat kedua produsen susu nasional, menyamai Jawa Timur.
Pemberdayaan Sosial: Melibatkan 5.000 petani pakan dan 8.000 peternak lokal.
Fasilitas: Pembangunan pabrik pengolahan susu, pabrik pakan, dan perkebunan jagung terintegrasi.
Perwakilan PT GDB, Ihsan Mulia Putri, mengungkapkan tahap awal pengerjaan lahan (cut and fill) dijadwalkan mulai pada Juni 2026.
"Kami menargetkan pembangunan selesai dan mulai operasional pada akhir 2027, dengan pemerahan susu pertama (first milking) direncanakan pada Desember 2027," jelasnya.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyatakan dukungan penuh terhadap proyek ini. Ia menyebut investasi ini sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jateng 2026 yang berfokus pada swasembada pangan.
Senada dengan Gubernur, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma optimistis kehadiran industri skala nasional ini akan menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi masyarakat Brebes melalui pembukaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan peternakan lokal. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/2026-416-luthfi.jpg)