Senin, 27 April 2026

Berita Kendal

Bupati Kendal Buka 'Curhat', Warga Ngadu Masalah Cukup Hubungi ke Nomor Ini!

Program ini merupakan bagian dari "Curhat Mbak Tika", sebuah inisiatif yang dirancang untuk membuka ruang dialog antara pemerintah dan warga. 

Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: Rustam Aji
ISTIMEWA/Agus Salim Irsyadullah
LUNCURKAN PROGRAM CURHAT - Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari saat meluncurkan program Curhat Mbak Tika, Jumat (5/12/2025). Program ini dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam melayangkan aduan setiap permasalahan. 
Ringkasan Berita:
  • Untuk mengadu, kini warga Kabupaten Kendal kini tak perlu lagi mendatangi kantor bupati 
  • Warga cukup mengirim pesan WhatsApp ke nomor 081-272-017-111, ataupun melalui kanal Instagram dengan nama akun @mbaktikakendal.
  • Program ini merupakan bagian dari "Curhat Mbak Tika", sebuah inisiatif baru yang dirancang untuk membuka ruang dialog langsung antara pemerintah dan warga. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari membuat terobosan baru terkait cara menampung aduan warganya.

Jadi, warga Kabupaten Kendal kini tak perlu lagi mendatangi kantor bupati untuk melayangkan aduan segala permasalahan.

Cukup kirim pesan WhatsApp ke nomor 081-272-017-111, ataupun melalui kanal Instagram @mbaktikakendal,jika punya keluhan terkait pelayanan.

Program ini merupakan bagian dari "Curhat Mbak Tika", sebuah inisiatif baru yang dirancang untuk membuka ruang dialog langsung antara pemerintah dan warga. 

Bupati Dyah Kartika Permanasari mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk terus mendengarkan, memahami, sekaligus berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal. 

"Setiap laporan dan aspirasi dari masyarakat sebisa mungkin akan dengarkan dan tindak lanjuti. Saran, masukan, dan peran bapak-lbu semua senantiasa kami tunggu untuk kemajuan daerah kita tercinta ini," ujar Bupati Kendal, Jumat (5/12/2025).

Baca juga: PSIS Terus Berbenah, 3 Pemain Naturalisasi Disebut-sebut Segera Bergabung, Di Antaranya Otavio Dutra

Bupati yang akrab disapa Tika melanjutkan, program ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, masukan, ide, maupun permasalahan yang mereka hadapi. 

Aduan itu nantinya akan dicari solusi terbaik untuk dirumuskan dalam program kerja pemerintah daerah yang lebih tepat sasaran. 

"Program ini adalah bagian dari upaya untuk mendekatkan diri dan berinteraksi langsung dengan masyarakat serta mendengarkan aspirasi mereka," jelasnya.

Tika berharap, komunikasi antara pemerintah dan masyarakat semakin terbuka, efektif, dan berdampak nyata dalam meningkatkan kualitas pembangunan daerah. 

"Langkah ini lebih dekat dengan masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik dan penyerapan aspirasi secara langsung," tandasnya. (ags)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved