Kamis, 23 April 2026

Berita Batang

Jarak Permukiman dan Laut Tinggal 1 Km, Warga Kasepuhan Batang Minta Pembangunan Tanggul Laut

Warga Kasepuhan Batang mendesak realisasi tanggul raksasa. Mereka khawatir, rob segera masuk permukiman.

Penulis: dina indriani | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Iwan Arifianto
ILUSTRASI ROB - Warga menerobos rob sambil bertelanjang kaki di Dukuh Clumprit, Kelurahan Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Kamis (13/5/2021). Warga Kasepuhan Batang meminta pemerintah segera merealisasikan tanggul raksasa lantaran rob telah merusak bahkan membuat lahan pertanian hilang. 

Ringkasan Berita:
  • Ratusan hektare lahan pertanian di Kasepuhan Batang rusak akibat rob.
  • Warga khawatir, rob segera masuk permukiman yang kini hanya berjarak satu kilometer.
  • Warga mendesak realisasi pembangunan tanggul raksasa.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Umar Winanto, Lurah Kasepuhan, Kecamatan/Kabupaten Batang, mendesak realisasi pembangunan tanggul laut di pesisir utara.

Saat ini, rob yang datang setiap hari telah merusak pertanian warga.

Bahkan, separuh di antaranya tak bisa ditanami lagi.

Hal ini disampaikan Umar saat mendampingi anggota DPR RI dari PKS, Rizal Bawazier mengecek lokasi rob, Jumat (28/11/2025).

"Sekitar 100 hektare sawah sudah tidak bisa ditanami dan 30 hektare hanya bisa panen sekali setahun," kata Umar.

Dari total 250 hektare lahan pertanian, lebih dari separuh kini rusak.

Baca juga: Penyebab Pengerjaan Tanggul Laut Tol Semarang–Demak Terlambat

Umar menambahkan, jarak rob dengan permukiman warga tinggal sekitar satu kilometer.  

"Lima tahun terakhir, air laut makin ke selatan," katanya.  

Kondisi ini membuat lebih dari 200 petani kehilangan penghasilan karena gagal panen berulang. 

Saat air pasang, ketinggian rob bisa mencapai selutut sehingga jalan kelurahan tidak terlihat.  

"Kalau rob datang, jalannya hilang tertutup air," jelasnya.  

Umar mengingatkan, desa tetangga, Denasri, sudah lebih dulu terdampak rob hingga masuk ke permukiman. 

Ia berharap, Kasepuhan tidak mengalami hal serupa.

"Kalau tidak segera ditangani, rob bisa sampai ke rumah warga," ujarnya.  

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved