Berita Batang
Jarak Permukiman dan Laut Tinggal 1 Km, Warga Kasepuhan Batang Minta Pembangunan Tanggul Laut
Warga Kasepuhan Batang mendesak realisasi tanggul raksasa. Mereka khawatir, rob segera masuk permukiman.
Penulis: dina indriani | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Umar Winanto, Lurah Kasepuhan, Kecamatan/Kabupaten Batang, mendesak realisasi pembangunan tanggul laut di pesisir utara.
Saat ini, rob yang datang setiap hari telah merusak pertanian warga.
Bahkan, separuh di antaranya tak bisa ditanami lagi.
Hal ini disampaikan Umar saat mendampingi anggota DPR RI dari PKS, Rizal Bawazier mengecek lokasi rob, Jumat (28/11/2025).
"Sekitar 100 hektare sawah sudah tidak bisa ditanami dan 30 hektare hanya bisa panen sekali setahun," kata Umar.
Dari total 250 hektare lahan pertanian, lebih dari separuh kini rusak.
Baca juga: Penyebab Pengerjaan Tanggul Laut Tol Semarang–Demak Terlambat
Umar menambahkan, jarak rob dengan permukiman warga tinggal sekitar satu kilometer.
"Lima tahun terakhir, air laut makin ke selatan," katanya.
Kondisi ini membuat lebih dari 200 petani kehilangan penghasilan karena gagal panen berulang.
Saat air pasang, ketinggian rob bisa mencapai selutut sehingga jalan kelurahan tidak terlihat.
"Kalau rob datang, jalannya hilang tertutup air," jelasnya.
Umar mengingatkan, desa tetangga, Denasri, sudah lebih dulu terdampak rob hingga masuk ke permukiman.
Ia berharap, Kasepuhan tidak mengalami hal serupa.
"Kalau tidak segera ditangani, rob bisa sampai ke rumah warga," ujarnya.
| Pengelola KITB Ajukan Izin Reklamasi 2 Pulau Buatan: Perluas Kawasan Industri dan Lindungi Pelabuhan |
|
|---|
| Pembangunan Hotel dan Mal Dekat KITB Mendesak, Pemkab Batang Siapkan Superblock Dekat Hutan Kota |
|
|---|
| Heroik! Polisi Batang Selamatkan Wanita yang Nyaris Tertabrak Kereta Usai Cekcok dengan Pacar |
|
|---|
| Ahmad Luthfi Sebut Giant Sea Wall Kewenangan Pusat, Minta Kabupaten Akselerasi Perbaikan Jalan |
|
|---|
| Minggu Maut di Pantura Batang: Tiga Nyawa Melayang dalam Dua Kecelakaan Tragis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/rob-melanda-dukuh-clumprit-degayu-kota-pekalongan-warga-lebaran-bertelanjang-kaki.jpg)