Berita Jateng
Sehari Jelang Penetapan UMP 2026, Gubernur Jateng Bertemu Wakil Pengusaha. Apa yang Dibicarakan?
Sehari jelang pengumuman UMP 2026, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi bertemu perwakilan pengusaha.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: rika irawati
"Harapannya, dalam RPP ini ada penjelasan detail termasuk datanya dari mana."
"Kami akan sampaikan pada sarasehan nasional pada tanggal 25 November nanti, supaya di dalam PP-nya nanti lebih detail," ujarnya.
Ikuti Aturan Pemerintah
Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah Frans Kongi menyatakan komitmennya mengikuti peraturan pemerintah mengenai kenaikan upah minimum.
"Kami berkomitmen sesuai dengan peraturan pemerintah soal kenaikan upah minimum," ujarnya.
Ia mengakui bahwa upah minimum sektoral (UMS) telah ada putusan Mahkamah Konstitusi.
Kaitannya, mengenai pekerjaan-pekerjaan spesifik yang berat dan berbahaya serta menuntut keterampilan tinggi.
"Kalau itu memang keluar dalam peraturan pemerintah, sudah barang tentu kami akan komitmen dan akan kami laksanakan."
"Tapi, kami tidak mau sektoral yang biasa-biasa itu dibuat upah minimum sektoral."
"Sebenarnya, untuk pekerjaan spesifik itu upah mereka lebih tinggi," ujarnya. (*)
| Penghasilan Hanya Rp 30 Ribu, Penjual Pisang di Wonosobo Berhasil Naik Haji |
|
|---|
| Tiga Proyek Besar Jawa Tengah yang Didorong Ahmad Luthfi |
|
|---|
| Jangan Kaget Sewa Kamar Mahal, Usaha Kos di Jepara Dikenai Pajak 10 Persen |
|
|---|
| Bulog Jateng Pastikan Harga Minyakita Masih Sesuai HET, Tambah Pasokan ke 600 Pedagang Mitra |
|
|---|
| 36.550 RTLH di Jateng Diperbaiki Tahun Ini, Terbanyak dari Bantuan Kementerian PKP Lewat BSPS |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20112025-Gubernur-Jateng-Ahmad-Luthfi-bertemu-perwakilan-pengusaha-sebelum-tetapkan-ump.jpg)