Berita Batang
RSUD Batang Buka Suara Soal Selang 30 Sentimeter Tertinggal di Tubuh Pasien dan Vonis HIV
RSUD Batang buka suara soal keberadaan selang 30 sentimeter dan vonis HIV kepada pasien Mistono.
Penulis: dina indriani | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Mistono menuntut kejelasan tindakan medis yang dilakukan RSUD Batang.
Bukannya sembuh dari sakit setelah operasi pengambilan batu di saluran kencing, dia harus menahan sakit akibat pemasangan selang 30 sentimeter yang tak pernah dikomunikasikan dokter.
Dia juga divonis mengidap HIV yang setelah dites di rumah sakit lain, hasilnya negatif.
Dalam mediasi yang berlangsung antara pihak rumah sakit dan keluarga Mistono, Selasa (30/9/2025), pihak RSUD Batang akhirnya buka suara.
Direktur Utama RSUD Batang dr Any Rusydiani mengatakan, pemasangan selang 30 sentimeter merupakan bagian dari prosedur medis.
"Alhamdulillah, kami sudah melakukan mediasi terkait pemberitaan tentang Pak Mistono."
"Kami, bersama Mas Yusro, putra beliau, sudah menjalin komunikasi mendalam."
"Saat ini kami masih dalam tahapan kekeluargaan," kata dr Any kepada media, Selasa.
"Selang itu digunakan untuk mempertahankan saluran antara ginjal dan kandung kemih."
"Setelah operasi, masih ada sisa darah atau kristal batu. Tanpa selang, justru bisa lebih menyakitkan," tuturnya.
Baca juga: Ngeri! Selang 30 cm Tertinggal di Perut Mistono Usai Operasi Batu Ginjal di RSUD Batang
Menurut Any, durasi pemasangan selang bisa berkisar antara tiga bulan hingga satu tahun, tergantung kondisi pasien.
"Saat kontrol terakhir, belum ada indikasi untuk dilepas. Prosedur screening juga sudah dilakukan sesuai standar," tambahnya.
Terkait diagnosa HIV yang disebutkan oleh keluarga, dr Any menegaskan bahwa pihak rumah sakit tetap memegang prinsip kerahasiaan medis.
"Kami tidak bisa menyampaikan hasil diagnosa, kami tetap memegang prinsip-prinsip confidential," ujarnya.
Keluarga Tak Pernah Diberi Tahu
Sementara itu, Yusro, putra Mistono, mengaku, pihak keluarga tidak mendapat penjelasan yang cukup soal keberadaan selang pascaoperasi maupun hasil diagnosa HIV.
| Video Porno Warga Batang Viral di Media Sosial, Dibuat setelah Tergiur Bayaran Rp220 Juta |
|
|---|
| Wisatawan Asal Bekasi Tewas saat Istirahat di Batang, Diduga Kelelahan |
|
|---|
| Niat Liburan Berujung Duka, Warga Bekasi Ditemukan Tewas di Dekat Tangga Hotel Jalur Pantura Batang |
|
|---|
| Kematian Diva di Benhil Jadi Alarm Keras: Jangan Biarkan Anak Usia Sekolah Merantau Tanpa Pengawasan |
|
|---|
| Angka Putus Sekolah di Batang Masih Tinggi, Disdikbud Soroti Faktor Ekonomi hingga Pola Asuh Ortu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/30092025-Direktur-Utama-RSUD-Batang-dr-Any-Rusydiani.jpg)