Demo Ojol
Demo Kematian Ojol di Mapolda Jateng Panas, Lemparan Botol Air Mineral Pendemo Dibalas Gas Air Mata
Demo terkait tewasnya Affan Kurniawan memanas di Polda Jateng. Lemparan botol air mineral pendemo dibalas tembakan gas air mata dan water canon.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: rika irawati
"Saya tidak bawa apa-apa, bapak bawa itu (menunjukkan ke water Cannon dan pasukan kepolisian)," kata pendemo wanita tersebut yang belum diketahui identitasnya di hadapan puluhan polisi.
Tampak ada tiga polisi, satu memakai seragam, dan sisanya memakai pakaian preman berusaha menenangkan perempuan tersebut.
Namun, polisi tersebut tidak bisa berbuat banyak.
"Jawab bapak," kata perempuan itu.
Baca juga: Geger Tunjangan DPR, Buruh dan Mahasiswa Bakal Demo Gedung DPR Hari Ini, 425 Polisi Disiagakan
Dia menekankan, para mahasiswa sudah berusaha menghargai polisi.
Tetapi, dia menyayangkan polisi yang melakukan tindakan represif.
"Saya jelas menghargai, jelas, tapi harus pakai ini ya (menunjukkan tanggan ke kendaraan watercanon)," katanya.
Selepas perempuan itu protes, polisi enggan menanggapi yang berujung perempuan tersebut kembali bergabung ke barisan massa aksi.
Dipukul Mundur
Pengamatan di lapangan, massa aksi terpecah menjadi dua.
Ada massa aksi yang dipukul mundur ke arah jalan Sriwijaya atau ke sisi Timur Mapolda Jateng.
Adapula massa aksi yang didesak mundur oleh polisi ke arah barat atau Simpang Lima.
Terlihat pula pasukan bantuan dari TNI.
Mereka datang pukul 16.55 WIB dan bersiaga di gerbang utama Mapolda.
Hingga sore ini, polisi masih berusaha memukul mundur peserta massa aksi terutama massa yang mundur ke arah Simpang Lima Semarang. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.