Senin, 27 April 2026

Berita Internasional

Partai Republik dan Demokrat 'Berselisih', Pemerintah AS Shutdown, Trump Ancam PHK Massal

Partai Demokrat bersikeras mempertahankan tuntutan mereka agar subsidi kesehatan tetap didanai. 

Editor: Rustam Aji
dok. KONTAN/Gedung Putih via REUTERS 2021
DONALD TRUM - Presiden Donald Trump saat berada di Gedung Putih. 

Rencana PHK itu dipandang berbeda dibanding kebijakan shutdown sebelumnya.

Para pegawai biasanya hanya dirumahkan dan bukan dipecat permanen.

Saat ditanya mengapa Trump merasa perlu memecat, Vance menjawab PHK mungkin diperlukan demi memastikan layanan dasar tetap berjalan.

Vance bersikeras bahwa PHK diperlukan untuk menghemat uang dan menjaga agar layanan esensial tetap berfungsi. 

Ia juga menolak anggapan hal tersebut merupakan langkah politik.

Baca juga: Koordinator AMPB Dikeroyok Massa Pendukung Sudewo. Hari Ini, Pansus Hak Angket Periksa Bupati Pati

Ia pun menampik anggapan bahwa PHK ini menargetkan pegawai yang dianggap dekat dengan Demokrat

 Dilansir dari AP News seperti dikutip Kompas.com, (2/10/2025) dalam merespons hal ini, sikap Trump dinilai justru memperkeruh suasana.

Dalam pertemuan dengan pemimpin Kongres, ia membagikan topi bertuliskan “Trump 2028.”

 Tak lama setelah itu, ia mengunggah video parodi ejekan untuk pimpinan Demokrat yang dinilai tidak serius bahkan bernuansa rasis. 

 Jeffries dan Pemimpin Demokrat di Senat, Chuck Schumer mengecam tindakan tersebut.

Mereka menyebut perilaku Trump semakin tidak stabil dan tak terkendali.  

“Alih-alih berunding dengan itikad baik, ia justru sibuk mengunggah video deepfake yang kacau,” kata keduanya.

Sementara itu, Vance menanggapi video tersebut dengan santai dan menyebutnya lucu. 

Hingga kini, belum ada jalan keluar untuk menghindari shutdown.  

Dampaknya diprediksi akan meluas, mengacaukan kehidupan warga AS yang bergantung pada pembayaran tunjangan, kontrak kerja, dan layanan publik lainnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved