Resensi Buku
Ketika Emak-emak Membaca Rempah: Ternyata Tak Sekadar Bumbu Dapur
Buku ini tidak menjadikan saya ahli sejarah, apalagi ekonom. Tetapi ia membuat saya lebih sadar. Lebih peka. Rempah ternyata tak sekadar bumbu dapur
Sebagai istri penulis, saya membaca buku ini juga dari ruang yang sangat intim.
Saya melihat bahwa kegelisahan yang tertulis di halaman-halaman itu bukan sekadar gagasan besar, melainkan keresahan yang hidup sehari-hari. Keresahan tentang bangsa yang tercerabut dari akar pengetahuannya sendiri.
Baca juga: Kisah Suku Mori Melawan Agresi Belanda
Kedaulatan Tak Berbentuk Slogan
Yang paling mengena bagi saya adalah kesadaran bahwa kedaulatan tidak selalu berbentuk slogan besar. Ia hadir dalam hal-hal yang paling dekat: cara kita memandang warisan leluhur, cara kita merawat pengetahuan, cara kita menghargai yang selama ini dianggap sepele.
Buku ini tidak menjadikan saya ahli sejarah, apalagi ekonom. Tetapi ia membuat saya lebih sadar. Lebih peka. Lebih menghormati apa yang selama ini saya sentuh setiap hari tanpa benar-benar saya pahami.
Manifesto Rempah dan Herbal Indonesia, bagi saya, bukan sekadar buku. Ia adalah undangan untuk mengubah cara pandang. Dari melihat rempah sebagai pelengkap rasa, menjadi memahami rempah sebagai penanda jati diri. Dari dapur kecil di rumah, saya belajar bahwa masa depan bangsa sering kali berawal dari hal-hal yang paling kita remehkan. Seorang emak-emak yang punya kesadaran baru tentang rempah.
Dan mungkin, kesadaran semacam inilah yang diam-diam kita butuhkan.(*)
Judul asli: Manifesto Rempah dan Herbal Indonesia
Penulis: Yudhie Haryono, Riskal Arief
ISBN: 978-623-174-944-4
Ukuran: 14x20cm
Tebal: 187 halaman
Harga: Rp150.000,00
Kulit muka: Soft Cover
Penerbit: Senandika Aksara
Tahun: 2025
Resensor: Roviani, Pemerhati Rempah.
| Kecamatan Tahunan Sabet Juara Lomba Tumpeng Buah Piala Bupati Jepara |
|
|---|
| Mobil Terkunci saat Parkir di SPBU Jetis, Damkar Kroya Bantu Sopir yang Panik |
|
|---|
| Pemkab Banyumas Cari Investor untuk Kebondalem Purwokerto, Bagaimana Nasib Penyewa Ruko yang Ada? |
|
|---|
| Cuma Rp 5 Ribu, Nikmati Sunset di Embung Cangkring Kebumen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/buku-rempah-guncang-dunia.jpg)