Banyumas
Sempat Sepi Kunjungan, Lokawisata Baturraden Bidik Momen Lebaran
Pengelola Lokawisata Baturraden menargetkan 30 ribu kunjungan wisatawan selama 10 hari libur Lebaran Idulfitri 2026 untuk memulihkan gairah pariwisata
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: Daniel Ari Purnomo
Ringkasan Berita:
- Tingkat kunjungan di Lokawisata Baturraden sempat menurun drastis akibat beredarnya disinformasi di media sosial terkait banjir bandang lereng Gunung Slamet pada Januari 2026.
- Pengelola menargetkan kunjungan sebanyak 30.000 wisatawan selama 10 hari masa libur Lebaran untuk kembali mendongkrak roda ekonomi pariwisata.
- Berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari pengecatan spot swafoto, perbaikan jalan, hingga penyediaan lima wahana gratis bagi para pengunjung.
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Libur Lebaran Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah menjadi harapan besar bagi pengelola Lokawisata Baturraden, Kabupaten Banyumas, untuk kembali meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan di awal tahun 2026 ini.
Sebelumnya, seusai musibah banjir bandang yang terjadi di sejumlah aliran sungai lereng Gunung Slamet pada 24 Januari 2026 lalu, imbasnya langsung berdampak terhadap sepinya tingkat kunjungan di Lokawisata Baturraden.
Padahal, Lokawisata Baturraden sendiri sejatinya tidak terdampak besar. Di lokasi tersebut hanya terjadi sedimentasi material di aliran Sungai Gumawang.
Baca juga: Lokawisata Baturraden Siap Sambut Wisatawan saat Libur Lebaran, Kerahkan 116 Petugas Pengaman
Kunjungan Turun Drastis
Koordinator Lokawisata Baturraden, Agus Riyanto, mengatakan bahwa tingkat kunjungan wisatawan di awal tahun dan sebelum bulan Ramadan sebenarnya sudah terbilang lumayan baik. Rata-rata kunjungan per harinya stabil mencapai 1.000 wisatawan.
"Namun karena di tanggal 24 Januari 2026 terjadi banjir bandang di aliran sungai Gunung Slamet, kami mengalami penurunan yang sangat drastis," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Minggu (15/3/2026).
Agus menegaskan, fasilitas di dalam Lokawisata Baturraden sebenarnya baik-baik saja dan tidak terdampak secara masif. Hanya saja, aliran Sungai Gumawang saat itu memang penuh dengan material pasir dan ranting kayu.
Wahana wisata yang ada di lokasi juga tidak mengalami kerusakan berarti. Hanya ada kerusakan kecil seperti pipa yang terbawa arus air, dan pada hari itu juga langsung diperbaiki oleh petugas.
"Tapi karena dampak informasi di media sosial yang begitu masif (dan berlebihan), tingkat kunjungan langsung menurun drastis menjadi di angka 300 hingga 400 wisatawan per hari," jelasnya mengeluhkan efek misinformasi tersebut.
Target Libur Lebaran
Agus memaparkan, selama memasuki bulan suci Ramadan ini, tingkat kunjungan wisata makin menurun wajar karena masyarakat sedang fokus berpuasa. Rata-rata per harinya berada di bawah angka 100 wisatawan.
Meski begitu, pihaknya tidak tinggal diam dan telah melakukan berbagai upaya strategis untuk kembali meningkatkan tingkat kunjungan sekaligus persiapan menyambut lonjakan libur Lebaran 2026.
Pihaknya bahkan secara khusus mengundang 20 orang yang terdiri dari elemen wartawan dan pegiat media sosial untuk membantu menangkal informasi keliru yang sempat beredar di dunia maya.
"Seluruh pengelola objek wisata itu berkumpul, doa bersama, dan menyatakan bahwasanya Baturraden aman dikunjungi," katanya.
Menurut Agus, persiapan fisik yang dilakukan pengelola juga terus dikebut. Mulai dari mengecat berbagai ornamen tempat swafoto (selfie), mempercantik patung ikonik Bawor, hingga melakukan penambalan pada akses jalan yang kurang bagus.
Ia mencatat, pada tahun sebelumnya, rata-rata kunjungan per hari saat libur Lebaran bisa menembus angka 5.000 wisatawan. Namun, untuk tahun ini persaingan dinilai nampak lebih ketat dan menantang.
"Saat ini sudah banyak tantangan, seperti sudah ada 38 objek wisata pesaing di sekitar wilayah Baturraden. Jadi, kami menargetkan dalam 10 hari libur Lebaran nanti bisa tercapai 30 ribu kunjungan wisatawan," ungkapnya optimis.
Siapkan Wahana Gratis
| Wadah Baru Pegiat Padel, PBPI Banyumas Siap Cetak Atlet Nasional |
|
|---|
| Tanpa Juru Parkir Indomaret, Pemkab Banyumas Kantongi Rp360 Juta |
|
|---|
| Warga Lega! Parkir Indomaret Banyumas Gratis, Kapan Alfamart Menyusul? |
|
|---|
| WFH Jumat Berlaku di Banyumas, Sadewo Minta Mobil Dinas Ditinggal |
|
|---|
| Raih 87 Suara Senat, Prof Akhmad Sodiq Emban Amanah Rektor Unsoed |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260313-banyumas-lokawisata-baturraden.jpg)