Kamis, 16 April 2026

Banyumas

Raih 87 Suara Senat, Prof Akhmad Sodiq Emban Amanah Rektor Unsoed

Melalui sidang senat tertutup yang digelar pada Rabu (1/4), Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq resmi terpilih menjadi Rektor Universitas Jenderal Soedirman.

UNSOED
Suksesi Kepemimpinan, Suasana sidang senat tertutup beragendakan pemilihan Rektor Unsoed di Auditorium FEB, Rabu (1/4/2026). Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq resmi terpilih mengemban amanah sebagai Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) periode 2026-2030 usai mendulang 87 suara dalam proses pemungutan suara. 
Ringkasan Berita:
  • Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq resmi mengemban amanah sebagai Rektor Unsoed periode 2026-2030 usai meraih 87 suara dalam sidang senat tertutup, Rabu (1/4/2026). 
  • Pemilihan yang digelar di Auditorium FEB Unsoed ini berlangsung transparan dengan melibatkan perwakilan kementerian. 
  • Prof Sodiq unggul telak atas dua kandidat lainnya. 
  • Selanjutnya, hasil ini tinggal menunggu pelantikan resmi dari kementerian untuk mewujudkan tata kelola kampus yang lebih baik.

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Estafet kepemimpinan di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto akhirnya menemui titik terang.

Melalui proses pemungutan suara yang berlangsung khidmat dalam sidang senat tertutup, Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc., Agr., IPU., ASEAN Eng., resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Rektor Unsoed untuk periode pengabdian 2026 hingga 2030, pada Rabu (1/4/2026).

Puncak perhelatan suksesi kepemimpinan kampus kebanggaan warga Banyumas Raya ini dihelat di Auditorium Laboratorium Terpadu Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unsoed.

Baca juga: 3.176 Peserta SNBP Diterima di Unsoed Purwokerto, Persaingan Ketat di Prodi Kedokteran Gigi

Unggul Mutlak di Sidang Senat

Dalam gelaran pesta demokrasi akademik tersebut, Prof. Akhmad Sodiq berhasil meraup dukungan mayoritas yang sangat meyakinkan, yakni sebanyak 87 suara.

Angka ini mengungguli raihan kandidat lainnya secara mutlak. Prof. Dr. Ali Rokhman, M.Si., menempati posisi kedua dengan mengantongi 35 suara, sementara kandidat ketiga, Dr. Adi Indrayanto, S.E., M.Sc., berada di urutan berikutnya.

Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unsoed, Prof. Dr. Dwi Nugroho Wibowo, M.S., menegaskan bahwa seluruh dinamika pemilihan dari awal hingga akhir telah dikawal ketat agar berjalan sesuai dengan koridor statuta kampus.

"Seluruh proses pemilihan rektor telah dilaksanakan secara transparan, objektif, dan sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, melalui keterangan tertulis.

Harapan Peningkatan Mutu Kampus

Prof. Dwi merinci, jauh sebelum mencapai tahapan krusial pemungutan suara, panitia telah menyelenggarakan proses penyaringan yang sangat ketat.

Tahapan tersebut meliputi pendaftaran bakal calon, verifikasi kelengkapan administrasi, uji kesehatan menyeluruh, hingga panggung adu gagasan melalui pemaparan visi, misi, serta program kerja unggulan di hadapan civitas academica.

Sidang senat tertutup ini tidak hanya diikuti oleh para anggota Senat Akademik Unsoed, melainkan juga disaksikan langsung oleh delegasi resmi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Pasca-ketok palu penetapan ini, tahapan pamungkas yang harus dinanti adalah proses pelantikan resmi yang menjadi kewenangan penuh pihak kementerian di Jakarta.

Melalui kepemimpinan baru ini, kementerian menaruh harapan besar agar Unsoed mampu mengakselerasi kolaborasi strategis dengan berbagai program prioritas pemerintah pusat.

Kampus ini juga dituntut untuk terus mendongkrak muruah tata kelola perguruan tinggi yang bersih, serta memperluas kebermanfaatan melalui pengejawantahan tri dharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat luas. (jti)

 

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved