Berita Banyumas
Ijazah Kejar Paket C dari PKBM di Banyumas Antar Puji Lestari Jadi Kepala Sekolah dan Caleg DPRD
PKBM punya peran penting dalam menurunkan angka anak tidak sekolah di Banyumas. Lulusannya pun tak kalah kompeten di dunia usaha.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
- PKBM punya peran penting dalam mengurangi anak tidak sekolah di Banyumas yang mencapai 13.426 anak.
- Bahkan, lulusan PKBM lewat kesetaraan, tak kalah kompeten menjadi guru dan legislator.
- Pemkab Banyumas meluncurkan porgram Semangat Penanganan Anak Tidak Sekolah (Sipatas) untuk menurunkan angka anak tidak sekolah.
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Kondisi memaksa Agus Puji Lestari tak merampungkan pendidikan SMA di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Saat mulai menjadi guru TK, Puji kemudian berpikir untuk melanjutkan sekolah lewat program Paket C atau kesetaraan SMA.
Tak disangka, ijazah Paket C itulah yang mengantarkannya kini menduduki kursi kepala sekolah TK Diponegoro Beji, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas.
"Saya lulus (Paket C) pada tahun 2008."
"Waktu itu, saya sebenarnya sudah mengajar tetapi di SK saya masih tertulis lulusan SMP."
"Karena itulah, saya masuk Paket C di PKBM Marsudi Karya, Desa Beji, Kecamatan Kedungbanteng."
"Meski belajarnya sore hari sepulang mengajar, tetap sangat membantu."
"Berkat ijazah dari PKBM tersebut, saya akhirnya bisa melanjutkan kuliah hingga S1," kata Puji, Rabu (4/2/2026).
Baca juga: Geliat PKBM di Banyumas di Tengah Banyaknya Anak Tidak Sekolah di Banyumas
Tak hanya berguna dalam kariernya sebagai tenaga pendidik, Puji juga menggunakan ijazah Paket C itu untuk maju dalam kontestasi pemilihan anggota legislatif (pileg) tingkat DPRD Provinsi Jateng.
Di Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM), Puji mendapatkan materi pelajaran seperti di SMA.
Namun, dia juga mendapat tambahan keterampilan seperti menjahit dan tata boga.
Dia mengakui, tak sedikit yang memandang sebelah mata karena pendidikan yang ditempuh lewat jalur nonformal.
"Namun, saya tetap percaya diri."
| 69 Ribu Rumah Warga Banyumas Tidak Layak Huni Jadi PR, Lantai Masih Tanah |
|
|---|
| KPK di Pengadilan Negeri Purwokerto, Singgung Transparansi Lembaga |
|
|---|
| KPK Ungkap Mengapa Dunia Koruptor Lekat dengan Ani-ani dan Perselingkuhan |
|
|---|
| Modifikasi Avanza, Pemuda Tambak Banyumas Timbun Pertalite dari Sejumlah SPBU |
|
|---|
| Demi Kesejahteraan Warga Banyumas, Bupati Sadewo Tawarkan 5 Proyek Senilai Rp27 T ke Investor Rusia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/26012026-suasana-kegiatan-belajar-mengajar-pkbm-sunan-kalijaga-ajibarang-banyumas.jpg)