Senin, 1 Juni 2026

Kebumen Berdaya

Lihat Kesuksesan Tambak Udang Kebumen, Prabowo Minta Jajarannya Tunda Bangun Kantor

Prabowo menekankan ke jajaran kabinet untuk mendukung dan menjalankan proyek-proyek produktif

Tayang:
Penulis: Agus Iswadi | Editor: khoirul muzaki
Tribun Banyumas/Agus Iswadi
PANEN. Udang hasil panen di kawasan Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen yang terletak di Desa Tegalretno Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen, Sabtu (23/5/2026) siang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto mengikuti panen raya udang di Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK)  di Desa Tegalretno Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen pada Sabtu (23/5/2026) siang.

BUBK Kebumen dibangun pada 2022-2023 di lahan seluas 100 hektar. 

Luas area terbangun 65 hektar dengan luas kolam efektif 24 hektare.

Konsep tambak BUBK mengacu konsep best practice budidaya udang yaitu dengan penerapan intake, tandon, saluran inlet dan outlet terpisah, kolam produksi, IPAL, dan fasilitas pendukung produksi lainnya.

BUBK Kebumen diresmikan 9 Maret 2023 dan telah dilakukan panen perdana pada 26 Juni 2023.

BUBK kini telah memasuki tahun keempat dan operasional siklus kedelapan dengan seluruh petak produksi sebanyak 139 kolam telah beroperasi secara maksimal.

"Panennya sekarang hasilnya sudah tingkat tertinggi. Jadi sangat menjanjikan.

Tadi saya diberi laporan, satu hektar bisa menghasilkan 40 ton, luar biasa, 40 ton dan harganya sangat bagus.

Harganya Rp 70 ribu per kg," kata Prabowo Subianto usai mengikuti panen raya udang, Sabtu siang.

Tunda bangun perkantoran

Menurutnya BUBK Kebumen merupakan proyek yang sangat bagus dan produktif.  

Di samping itu, kawasan tersebut juga dapat membuka lapangan kerja karena menyerap 650 orang. 

Dia menambahkan, Di Waingapu Sumba Timur NTT juga tengah dibangun budidaya berbasis kawasan dengan luas 2.000 hektare, begitu juga di Gorontalo 200 hektre.

"Kita akan bangun proyek-proyek yang produktif yang menghasilkan protein dan untuk rakyat kita dan untuk jual ke luar negeri supaya kita dapat devisa," terangnya.

Dia telah menekankan ke jajaran kabinet untuk mendukung dan menjalankan proyek-proyek yang produktif yang dapat menciptakan lapangan kerja untuk rakyat, serta menghasilkan nilai tambah dan menambah kekayanan bangsa.

Oleh karena itu, proyek pembangunan perkantoran ditunda terlebih dahulu.

"Jadi maaf kita agak tunda bangun perkantoran," tuturnya.

Ia mengklaim telah banyak yang dicapai selama 19 bulan kepemimpinannya. 

Mulai dari swasembada beras, jagung dan lainnya. Pihaknya kini tengah berupaya supaya 4 tahun hingga 5 tahun kedepan dapat swasembada daging. (Ais).

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved