Berita Cilacap
Pemkab Cilacap Bidik Pariwisata Berkelanjutan dan Wisata Syariah
Ammy menilai Kabupaten Cilacap memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi pusat destinasi wisata
Penulis: Rayka Diah Setianingrum | Editor: khoirul muzaki
Ammy mengungkapkan, landasan Bandara Tunggul Wulung kini telah memenuhi syarat untuk didarati pesawat ATR berkapasitas sekitar 50 penumpang.
Baca juga: Bakal Menghadap Selatan, Wajah Baru Pasar Wage Purwokerto Butuh Anggaran Rp30 Miliar
Pemerintah daerah bahkan telah membuka komunikasi dengan maskapai penerbangan seperti Citilink dan Pelita Air untuk membuka rute Halim-Cilacap.
Tak hanya bandara, Pemkab Cilacap juga mendorong pengembangan Pelabuhan Tanjung Intan agar mampu menjadi pelabuhan internasional noncurah di pesisir selatan Jawa.
Menurut Ammy, keberadaan fasilitas Bea Cukai dan Imigrasi menjadi modal penting bagi Cilacap untuk mendukung jalur perdagangan internasional baru.
“Cilacap sebenarnya sudah memiliki fasilitas Bea Cukai dan Imigrasi sehingga sangat memungkinkan berkembang menjadi pelabuhan internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa penguatan infrastruktur menjadi kunci utama dalam mempercepat investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kita dorong agar dalam dua tahun kawasan industri dan kontainer bisa berkembang, tetapi infrastrukturnya harus dibenahi lebih dulu,” kata Luthfi. (ray)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Plt-bupati-ammy.jpg)