Selasa, 19 Mei 2026

Berita Cilacap

Pemkab Cilacap Bidik Pariwisata Berkelanjutan dan Wisata Syariah

Ammy menilai Kabupaten Cilacap memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi pusat destinasi wisata

Tayang:
Tribun Banyumas
Rakor - Plt Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma saat memberikan masukan di Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 wilayah pengembangan Cibalungmas dan Wonobanjar di Pendopo Dipayudha Adigraha, Banjarnegara, Senin (18/5/2026). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Pemerintah Kabupaten Cilacap terus mematangkan langkah pengembangan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah sebagai strategi memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah di masa mendatang.

Komitmen tersebut disampaikan Plt Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, saat menghadiri Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 wilayah pengembangan Cibalungmas dan Wonobanjar di Pendopo Dipayudha Adigraha, Banjarnegara, Senin (18/5/2026).

Forum pembangunan itu mengusung tema pengembangan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah sebagai arah utama pembangunan Jawa Tengah pada 2027 mendatang.

Dalam forum tersebut, Ammy menilai Kabupaten Cilacap memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi pusat destinasi wisata unggulan karena memiliki wilayah terluas di Jawa Tengah dengan potensi wisata yang beragam.

Ia mengatakan, pengembangan kawasan wisata strategis di Cilacap membutuhkan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, terutama terkait koordinasi lintas instansi.

“Cilacap potensinya besar karena kita kabupaten terluas di Jawa Tengah, sehingga pengembangan pariwisata berkelanjutan perlu dukungan bersama termasuk komunikasi dengan Pangdam terkait pengelolaan kawasan Teluk Penyu,” ujar Ammy.

Pemkab Cilacap saat ini tengah menyiapkan konsep pengembangan kawasan Teluk Penyu agar menjadi destinasi wisata utama yang mampu menarik wisatawan lebih luas.

Selain Teluk Penyu, pemerintah daerah juga terus mendorong penguatan desa wisata yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Cilacap.

Saat ini terdapat 19 desa wisata yang dikelola pemerintah desa masing-masing, sementara objek wisata yang langsung dikelola pemerintah daerah baru Pemandian Air Panas Cipari.

Ammy menyebut, Pemkab Cilacap sedang menyusun konsep penataan ulang kawasan wisata Cipari agar lebih modern dan berkelanjutan.

“Pengembangan ulang kawasan Cipari sedang kami upayakan supaya bisa menjadi destinasi wisata berkelanjutan, termasuk usulan pengembangan rawa bendungan menjadi wisata syariah,” katanya.

Pemkab Cilacap juga menaruh perhatian terhadap revitalisasi Benteng Pendem sebagai salah satu ikon wisata sejarah yang memiliki nilai strategis bagi sektor pariwisata daerah.

Menurut Ammy, penguatan sektor wisata harus berjalan beriringan dengan pengembangan ekonomi kreatif dan ekonomi syariah agar dampaknya lebih luas bagi masyarakat.

“Terkait ekonomi syariah, Cilacap sebenarnya sudah menjadi pelopor ekonomi kreatif karena kita memiliki bank syariah terbesar kelima di Indonesia,” jelasnya.

Di sisi lain, Pemkab Cilacap turut memperkuat konektivitas wilayah melalui pengembangan Bandara Tunggul Wulung guna mendukung akses wisata dan investasi.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved