Minggu, 10 Mei 2026

Berita Cilacap

Waspada! Gelombang Tinggi 6 Meter Berpotensi Terjadi di Cilacap

Gelombang tinggi hingga 6 meter diduga bakal melanda perairan Cilacap. Warga pesisir dan nelayan diminta terus waspada.

Tayang:
UNSPLASH/CARL JORGENSEN
ILUSTRAS GELOMBANG TINGGI - BMKG peringatkan potensi gelombang tinggi hingga 6 meter di perairan Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (10/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Gelombang tinggi hingga 6 meter berpotensi terjadi di perairan Cilacap.
  • Potensi gelombang tinggi ini terjadi kaibat mulai masuknya musim timuran
  • Nelayan dan warga di pesisir Cilacap diminta selalu memperhatikan informasi resmi BMKG sebelum beraktivitas.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Gelombang tinggi hingga 6 meter berpotensi terjadi di perairan selatan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (10/5/2026).

Forecaster Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Adnan Dendy Mardika mengatakan, fenomena gelombang tinggi merupakan kondisi yang umum terjadi setiap memasuki musim timuran, terutama di wilayah selatan Jawa.

"Kalau musim timuran, gelombang di selatan Cilacap secara umum memang tinggi, bahkan hampir seluruh selatan Jawa juga mengalami kondisi serupa," ujar Adnan, Minggu. 

Ia menjelaskan, tinggi gelombang di perairan selatan Cilacap pada musim ini rata-rata berada pada kategori tinggi hingga sangat tinggi.

“Gelombang dengan ketinggian 2,5 sampai 4 meter itu akan sering terjadi."

"Bahkan, kategori sangat tinggi, yakni 4 sampai 6 meter, juga berpotensi terjadi," jelasnya.

Baca juga: Cilacap Genjot 19 Desa Wisata, Targetkan Titik Nol KM Jadi Magnet Baru Wisatawan

Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi pola angin timuran yang bertiup cukup kuat di wilayah Samudra Hindia selatan Jawa.

"Kalau musim timuran, memang sudah menjadi langganan untuk wilayah selatan Jawa."

"Gelombang tinggi bisa mencapai 6 meter terutama di wilayah samudra," katanya.

BMKG Cilacap mengimbau nelayan, operator kapal, hingga masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca laut ekstrem yang dapat membahayakan aktivitas pelayaran.

Baca juga: Tabrakan dengan Tronton di Cilacap, Pengendara Motor Listrik Tewas

Adnan menambahkan, pihaknya akan terus memperbarui informasi cuaca dan peringatan dini gelombang tinggi secara berkala guna membantu masyarakat memantau kondisi laut.

“Nanti akan ada informasi peringatan dini gelombang tinggi yang kami keluarkan setiap hari untuk prakiraan hingga tiga hari ke depan,” ungkapnya.

Ia berharap, masyarakat, khususnya pengguna jasa laut, selalu memperhatikan informasi resmi BMKG sebelum melaut atau beraktivitas di kawasan pesisir demi menghindari risiko kecelakaan laut. (*)

 

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved