Berita Banjarnegara
Tolak Perintah Bupati Banjarnegara, Kades Hoho Akan Tetap Lantik Perangkat Desa Hasil Seleksi
Hoho tegas menolak permintaan itu. Ia menilai seluruh tahapan seleksi perangkat desa sudah selesai dan dilaksanakan sesuai prosedur.
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA- Setelah polemik panjang, Bupati Banjarnegara akhirnya resmi menolak pengangkatan perangkat desa setelah hasil Pemeriksaan Khusus (Riksus) Inspektorat menemukan adanya ketidaksesuaian prosedur dalam proses seleksi.
Kepala Desa Purwasaba, Welas Yuni Nugroho alias Hoho mengaku diperintahkan Bupati Banjarnegara untuk melaksanakan seleksi ulang perangkat desa Purwasaba yang sempat menuai polemik.
Hoho tegas menolak permintaan itu. Ia menilai seluruh tahapan seleksi perangkat desa sudah selesai dan dilaksanakan sesuai prosedur.
Panitia bahkan sudah mendapatkan rekomendasi terkait siapa saja yang akan dilantik berdasarkan perolehan nilai tertinggi.
Baca juga: Rentetan Peristiwa sebelum Bupati Banjarnegara Tolak Pengangkatan Perangkat Desa Purwasaba
Tapi ia menyayangkan, usulan pelantikan itu terkesan diulur-ulur hingga akhirnya bupati memutuskan menolak pengangkatan perangkat desa Purwasaba hasil seleksi panitia.
“Kalau semua proses sudah dilakukan, tetapi dimanuver oleh Pemkab itu sangat tidak sesuai dan tidak adil. Berarti di sini apa gunanya penjaringan melalui seleksi dan ujian,”katanya dalam keterangannya yang diunggah di media sosial
Hoho pun tegas menolak perintah orang nomor satu di Banjarnegara untuk tidak melantik calon perangkat desa hasil seleksi panitia.
Hoho mengaku akan tetap melantik tiga calon perangkat desa yang sudah diseleksi panitia dan diklaimnya telah sesuai prosedur.
Ia pun meminta petunjuk Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal terkait permasalahan ini.
“Saya menolak perintah bupati dan saya akan melantik 3 peserta seleksi perangkat desa dengan perolehan nilai tertinggi,”katanya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Kades-hoho-alkaf.jpg)