Berita Banyumas
Banyumas dan Kerajaan Selangor Malaysia Kerja Sama Olah Limbah
Pemkab Banyumas bersama Kerajaan Selangor, Malaysia, mulai menjajaki kerja sama investasi pengolahan sampah
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: khoirul muzaki
"Kalau dari hitungan kami, ini bisa menghasilkan nilai ekonomi yang lebih tinggi daripada hanya menjual RDF," katanya.
Selain skema B2B, peluang kerja sama juga terbuka melalui jalur government to government (G2G), termasuk kemungkinan pembentukan kerja sama sister city antara Banyumas dan wilayah di Selangor.
Sadewo menambahkan, komunikasi antara kedua pihak telah berlangsung intens dalam beberapa waktu terakhir.
Bahkan, Banyumas juga mendapat undangan untuk memaparkan sistem pengelolaan sampah di Kuala Lumpur.
"Ini bukan pertemuan pertama.
Sudah beberapa kali komunikasi, dan kami juga diundang ke Kuala Lumpur menjelaskan pengelolaan sampah di Banyumas," katanya.
Ia berharap penjajakan tersebut segera berlanjut ke tahap konkret, sehingga mampu memperkuat sistem pengelolaan sampah sekaligus meningkatkan nilai ekonomi sektor lingkungan di Banyumas.
Sementara itu, Datuk Ramli Mohd Tahir menyampaikan pihaknya membuka peluang kolaborasi lebih erat dengan Kabupaten Banyumas.
Menurut dia, pembahasan kerja sama saat ini masih terus berlangsung dan diharapkan dapat segera diformalkan melalui nota kesepahaman (MoU) sesuai mekanisme yang disepakati kedua pihak.
"Mungkin kita akan memiliki kerja sama yang baik di kemudian hari antara kedua negara dan Kabupaten Banyumas.
Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Pak Sadewo atas undangannya. Insya Allah, kita akan membahas hal-hal yang tepat, MoU insyaallah," kata Ramli. (jti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260415-sadewo.jpg)