Berita Cilacap
Perbaikan DPRD Cilacap Diperkirakan Butuh Rp5 Miliar, Pemkab Lakukan Pergeseran di APBD Perubahan
Perbaikan DPRD Cilacap yang rusak setelah demo rusuh pada 30 Agustus 2025 akan segera dilakukan. Pemkab Cilacap memperkirakan dana Rp5 miliar.
Penulis: Rayka Diah Setianingrum | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Pemerintah Kabupaten Cilacap menganggarkan dana Rp5 miliar untuk perbaikan gedung DPRD setempat.
Diketahui, gedung DPRD Cilacap rusak setelah dibakar massa dalam demo berujung rusuh pada 30 Agustus 2025 lalu.
Sejumlah fasilitas, seperti lobi utama, ruang bagian keuangan, ruang fraksi, hingga ruang komisi, mengalami kerusakan serius.
Tidak hanya bangunan, berbagai perabotan kantor hingga perangkat elektronik juga ikut dijarah massa saat kerusuhan terjadi.
Baca juga: 18 Remaja Jadi Tersangka Perusakan dan Pembakaran DPRD Cilacap: Belum Ditahan
Kondisi ini mengganggu aktivitas pelayanan publik di lingkungan DPRD Cilacap.
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman menegaskan, langkah perbaikan akan dilakukan agar pelayanan DPRD kembali berjalan normal.
"Perbaikan akan segera kami lakukan supaya aktivitas DPRD bisa kembali normal dan pelayanan publik tidak terganggu," tegas Syamsul, Minggu (14/9/2025).
Menurut Syamsul, pemerintah pusat memang sempat menawarkan bantuan pembiayaan namun ada klasifikasi kerusakan yang harus dipenuhi.
"Walaupun ada surat dari pusat tapi kerusakan ini masuk kategori ringan sehingga lebih cepat jika kita tangani dengan (biaya) APBD," jelasnya.
Pemkab Cilacap saat ini sedang membahas APBD Perubahan untuk mengakomodasi anggaran perbaikan.
Anggaran akan diambilkan melalui pergeseran pos dan ditambah sesuai kebutuhan agar perbaikan bisa segera dilaksanakan.
Bupati Syamsul menegaskan, kerugian miliaran rupiah akibat kerusuhan seharusnya bisa dimanfaatkan untuk program kerakyatan.
"Nilai kerugian Rp5 miliar itu sebenarnya bisa dipakai untuk program yang bermanfaat bagi masyarakat," katanya.
Baca juga: Kegiatan DPRD Cilacap Off Usai Demo Rusuh, Tidak Ada Rapat Paripurna
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu yang tidak jelas kebenarannya di media sosial.
"Intinya, jangan mudah terprovokasi. Berita yang belum tentu benar jangan buru-buru di-share (dibagikan) sebelum disaring," ujar Syamsul. (*)
| Cilacap Lakukan Efisiensi Anggaran Rp393 Miliar, DPRD Pastikan Perbaikan Jalan Tak Terganggu |
|
|---|
| Ayah di Karangpucung Cilacap Hamili Anak Remajanya, Terbongkar saat Korban Melahirkan di Kamar Mandi |
|
|---|
| Lembaran Hidup Baru Korban Longsor Cibeunying di Huntara, Yuyung Kembali Jualan Kopi |
|
|---|
| Pasien RSUD Cilacap Tewas setelah Jatuh dari Lantai 3, Sakit Lambung |
|
|---|
| Kasus Perceraian di Cilacap Tinggi, Hampir Sepertiganya Melibatkan ASN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/14092025-bupati-cilacap-syamsul-aulia-rachman.jpg)