TRIBUNBANYUMAS.COM - Dua poros diprediksi bertarung dalam kontestasi pemilihan kepala derah atau Pilkada 2024 di Kabupaten Banyumas.
Dua poros yang dimaksud yakni antara Koalisi Banyumas Maju dengan PDIP.
Koalisi Banyumas Maju merupakan gabungan partai politik yang terdiri dari Partai Gerindra, PKB, Golkar, Demokrat, Nasdem, dan PSI.
Baca juga: PROFIL Sadewo Tri Lastiono, Kader Bangkotan PDIP, Dapat Rekomendasi Maju Pilkada Banyumas
Partai-partai ini mendeklarasikan diri kerja sama politik dalam Koalisi Banyumas Maju (KBM) pada Rabu (10/7/2024).
Beberapa partai di koalisi ini sudah mengeluarkan rekomendasi untuk pasangan Maruf Cahyono dan Rachmat Imanda.
Tiga partai, yakni Golkar, Gerindra, dan Nasdem.
Sedangkan PKB yang merupakan partai pemenang kedua di DPRD belum mengeluarkan rekomendasi.
Baca juga: Gerindra Resmi Beri Rekomendasi Pilkada Banyumas ke Maruf-Imanda
Begitu juga dengan Demokrat.
Maruf Cahyono merupakan mantan Sekjen MPR.
Sedangkan Rachmat Imanda merupakan kader Gerindra Banyumas.
Tiga partai yang mengusung Maruf Cahyono dan Rachmat Imanda sudah mengantongi 13 dari 50 kursi di DPRD Banyumas dengan rincian, Gerindra (7 kursi), Golkar (5 kursi), dan Nasdem (1 kursi).
Artinya, pasangan tersebut sudah memenuhi aturan jumlah kursi partai pengusung untuk mendaftar di KPU Banyumas.
Bagaimana dengan PKB dan Demokrat?
Dua partai tersebut hingga saat ini belum mengeluarkan rekomendasi untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati atau Pilbup Banyumas 2024.
Baca juga: Golkar Banyumas Berharap Rekomendasi Pilkada 2024 Tak Berubah Dampak Airlangga Hartarto Mundur
Khusus PKB, apakah partai pemenang kedua dengan koleksi 9 kursi ini mau jika tidak ada kadernya menjadi calon bupati atau wakil bupati?