Teror Virus Corona

Para Pedagang Pasar Ini Mengamuk, Rusak Posko Kesehatan, Ramai-ramai Tolak Rapid Test Massal

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi rapid test massal - Para pedagang di Pasar Pinasungkulan, Manado, Sulawesi Utara, ramai-ramai menolak digelarnya rapid test massal untuk deteksi dini penyebaran Covid-19, Senin (22/6/2020) sekitar 10.00 Wita. Bahkan, para pedagang yang kesal, melampiaskannya dengan cara merusak posko kesehatan di pasar setempat.

Diketahui, tim medis melakukan rapid test massal di lokasi pasar di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Kamis (11/6/2020).

Namun, saat berjalannya rapid test, banyak pedagang yang kabur dengan berbagai alasan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Yuliana Nazir, setelah mendapat laporan dari petugas medis di lapangan yang melakukan rapid test.

Mimi mengatakan, rapid test hari ini dilakukan disebuah pasar di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

"Hari ini di Kecamatan Mandau. Rencana besok di Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis. Rapid test secara masif dengan target pemeriksaan 1.000 orang per hari," ucap Mimi dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis.

Dari laporan di lapangan, kata Mimi, pada pelaksanaan kegiatan tersebut banyak pedagang yang tidak kooperatif.

"Para pedagang ada rasa takut, banyak alasan akhirnya kabur," sebut Mimi.

Dia mengatakan, sampai dengan sore hari, pemeriksaan sudah dilakukan terhadap 200 orang.

Rapid test gratis, pedagang diminta kooperatif

Mimi pun mengimbau agar masyarakat dengan kesadaran sendiri dapat bekerja sama mendukung upaya pemerintah dalam percepatan penanganan Covid-19 di wilayah setempat.

"Sekarang pemerintah sudah menyiapkan sarana dan prasarananya."

"Kita berharap masyarakat dengan penuh kesadaran dapat mendukung upaya yang dilakukan pemerintah," katanya.

"Apalagi pemeriksaan kesehatannya kan dibiayai pemerintah. Kalau memang hasil swabnya reaktif, itu semua di-cover pemerintah."

"Swab dan perawatan PDP (pasien dalam pengawasan) juga dibiayai pemerintah."

Sebagaimana diketahui, jumlah positif Covid-19 di Kabupaten Bengkalis sebanyak 14 kasus.

Halaman
123

Berita Terkini