Pemkab Banyumas
Bupati Banyumas Gaet Perumdam Tirta Satria, 2000 Pekerja Rentan Kini Tercover BPJS Ketenagakerjaan
Sebanyak 2000 pekerja rentan di Banyumas kini terlindungi BPJS Ketenagakerjaan lewat program CSR Perumdam Tirta Satria.
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 2000 pekerja rentan di Banyumas kini terlindungi BPJS Ketenagakerjaan lewat program CSR Perumdam Tirta Satria.
- Bantuan ini mejadi wujud gotong-royong perusahaan daerah tersebut untuk melindungi pekerja rentan.
- Pemkab Banyumas pun mendorong perluasan perlindungan kepada pekerja rentan, satu di antaranya lewat program Salin Aslimas.
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Sebanyak 2.000 pekerja rentan di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, kini mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Perumdam Tirta Satria.
Para penerima manfaat tersebut terdiri dari 1.324 penderes, 626 juru parkir, serta 50 perempuan kepala keluarga (Peka).
Mereka selama ini bekerja di sektor informal dan rentan terhadap risiko kecelakaan kerja maupun kematian.
Program bertajuk CSR Jimpitan Pekerja Rentan itu diserahkan secara simbolis dalam kegiatan Pemberian Santunan Manfaat dan Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang berlangsung di Pendopo Si Panji Purwokerto, Jumat (12/6/2026).
Baca juga: Resmi Terintegrasi BPJS Kesehatan, Layanan Cathlab RSUD Banyumas Permudah Pasien Jantung dan Stroke
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyebut, langkah yang dilakukan Perumdam Tirta Satria menjadi contoh nyata semangat gotong royong dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat kecil.
Menurutnya, perlindungan bagi pekerja informal tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.
"Komitmen ini bukan hanya sekadar memenuhi tanggung jawab perusahaan, tetapi juga menjadi wujud nyata gotong royong dan keberpihakan kepada masyarakat yang selama ini bekerja di sektor informal dan rentan terhadap berbagai risiko pekerjaan," ujar Sadewo dalam rilis.
Ia mengatakan, risiko kecelakaan kerja, sakit, hingga meninggal dunia dapat menimpa siapa saja tanpa mengenal profesi.
Karena itu, kehadiran jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi penting agar para pekerja dapat bekerja dengan lebih tenang dan keluarga memiliki perlindungan ketika terjadi musibah.
Gotong Royong ASN Lewat Salin Aslimas
Sadewo juga mengingatkan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyumas sebelumnya telah meluncurkan Program Salin Aslimas pada Mei 2026.
Program tersebut mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) bergotong royong membantu membiayai kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Program Salin Aslimas menunjukkan semangat gotong-royong dan kepedulian sosial masih menjadi kekuatan dalam membangun kesejahteraan masyarakat," katanya.
Sementara itu, Direktur Utama Perumdam Tirta Satria Yohanes Novaga mengatakan, perusahaan daerah tersebut tidak hanya berfokus pada pelayanan air bersih, tetapi juga berupaya menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat Banyumas.
Menurut dia, bantuan CSR tahun ini difokuskan untuk memberikan perlindungan kepada kelompok pekerja yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga namun memiliki tingkat kerentanan tinggi.
| 6.708 Anak Tidak Sekolah di Banyumas Kembali Dijangkau Pendidikan, Tantangan Terbesar di Usia SMA |
|
|---|
| Bupati Banyumas Soroti Anak Kecanduan Obat Keras dan Gadget, Bisa Mengarah ke Narkoba dan Narkolema |
|
|---|
| Alhamdulillah, 1.955 Guru Ngaji dan Marbot di Banyumas Dapat Insentif Rp100 Ribu Per Bulan |
|
|---|
| Banyumas Perluas Akses Belajar, Revitalisasi 34 Sekolah hingga Penyediaan Bus Gratis |
|
|---|
| Banyumas Dibidik Jadi Lokasi Proyek Nasional, Ini Lobi Besar Bupati Sadewo di Usia ke-60 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260612-bupati-banyumas-serahkan-kartu-bpjs-ketenagakerjaan.jpg)