Rabu, 22 April 2026

Berita Cilacap

BMKG Bakal Pasang Radar Cuaca di Jeruklegi Cilacap, Bisa Potret Cuaca Terkini di Jarak 400 Km

BMKG bakal memasang radar cuaca di Jeruklegi Cilacap. Warga bisa memantau kondisi cuaca hingga 400 kilometer.

TRIBUNBANYUMAS/RAYKA DIAH
RADAR CUACA - Plt Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengungkap rencana pemasangan radar cuaca di Jeruklegi, Cilacap, saat menghadiri sekolah cuaca di Gedung Persatuan Wanita Patra Pertaminan Cilacap, Jumat (22/8/2025). Dwikorita mengatakan, radar cuaca itu bisa mengobservasi kondisi cuaca realtime hingga radius 400 kilometer. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berencana memasang radar cuaca di Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, radar cuaca berfungsi melakukan observasi kondisi cuaca secara realtime atau jangka pendek dengan pembaruan data setiap 10 menit.

"Dengan radar ini, potensi cuaca ekstrem dapat terdeteksi lebih cepat sehingga bisa dikeluarkan peringatan dini untuk dua hingga tiga jam ke depan," ujar Dwikorita saat membuka Sekolah Lapangan Cuaca Nelayan (SLCN) di Gedung Persatuan Wanita Patra Pertaminan Cilacap, Jumat (22/8/2025).

Ia menjelaskan, jangkauan radar tersebut mencapai 400 kilometer dari titik pemasangan sehingga mencakup separuh Jawa Tengah hingga perairan selatan.

"Nelayan sangat diuntungkan karena bisa mengetahui perkembangan cuaca di laut secara lebih akurat," tambahnya.

Baca juga: Dampak Perubahan Iklim Ganggu Siklus Hidrologi, Nelayan Cilacap Dilatih Membaca Cuaca dan Arus Laut

Dwikorita menargetkan, pemasangan radar cuaca di Cilacap ini rampung akhir tahun ini agar bisa beroperasi pada 2026.

Menurut Dwikorita, Cilacap dipilih karena posisinya strategis, sekaligus memiliki potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang yang tinggi.

"Saat ini, di wilayah Jawa Tengah, hanya memiliki radar di wilayah Semarang untuk bagian utara dan DIY untuk selatan, sedangkan Cilacap belum terpantau secara maksimal," ungkapnya.

Menurut Dwikorita, radar cuaca penting bagi kawasan Cilacap yang menjadi pusat industri besar, di antaranya Pertamina, dan juga jalur perekonomian lain.

"Mengingat cuaca ekstrem diprediksi lebih sering terjadi, kami khawatir badai tropis akan berdampak pada nelayan dengan memicu gelombang tinggi dan cuaca buruk di laut," jelas Dwikorita.

Baca juga: Akhir Pekan, BMKG Prediksi Cilacap Masih Diguyur Hujan

Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti, menyambut positif rencana pemasangan radar cuaca tersebut.

"Harapan kami, informasi yang disampaikan memiliki akurasi tinggi agar masyarakat cepat terinformasi jika ada tanda-tanda cuaca ekstrem," kata Novita.

Ia menambahkan, dengan adanya radar cuaca di Cilacap, keselamatan warga terutama nelayan bisa lebih terjaga. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved