Senin, 27 April 2026

Berita Jateng

Ada 6.654 Lowongan Kerja di Job Fair Jateng: Bisa Daftar Online, Ditutup 22 Agustus 2025

Sebanyak 43 perusahaan menawarkan 6.654 lowongan kerja dalam bursa kerja atau job fair di kantor Disnakertrans Jawa Tengah

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
ILUSTRASI JOB FAIR - Para pencari kerja memasukkan lamaran di bursa kerja "Banyumas Job Fair 2025" yang digelar di Sasana Krida Gor Satria Purwokerto, Rabu (26/2/2025). Disnakertrans Jateng gandeng 43 perusahaan yang menyediakan 6.654 lowongan kerja dalam job fair 2025 di kantor dinas setempat, 21-22 Agustus 2025. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Sebanyak 43 perusahaan menawarkan 6.654 lowongan kerja dalam bursa kerja atau job fair di kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Tengah.

Job fair dalam rangka HUT Jateng Ke-80 itu berlangsung 21-22 Agustus 2025.

Pendaftaran dilakukan secara online dan offline.

"Sudah ada pelamar yang mendaftar secara online sampai 20 Agustus sebanyak 5.131 pencari kerja. (Dari jumlah itu) 1.837 lolos tahap interview atau wawancara," kata Kepala Disnakertrans Jateng Ahmad Aziz, Kamis (21/8/2025).

Baca juga: Kisah Pencari Kerja di Job Fair Jateng, Ibu 49 Tahun Adu Nasib Bareng Anak: Pokoknya Bismillah

Aziz menambahkan, lowongan kerja yang ditawarkan terbuka untuk semua usia, mulai dari 18 tahun, dan terdapat kuota khusus untuk penyandang disabilitas.

"Kita fasilitasi lowongan disabilitas cukup banyak ya, ada sekitar 500-an lowongan."

"Yang daftar secara online sudah 22," katanya. 

Aziz berharap, seluruh lowongan kerja yang tersedia terisi pelamar.

Dengan begitu, job fair ini dapat menekan angka pengangguran di Jateng.

Berdasarkan data BPS per Februari 2025, angka pengangguran di Jateng mencapai 950.000 orang.

Persentase Angka Pengangguran Terbuka (TPT) di Jateng mencapai 4,33 persen. 

Baca juga: 29 Pencari Kerja Jadi Korban Penipuan Lowongan Kerja Fiktif, Telanjur Setor Uang Rp250 Juta

Aziz optimistis, upaya Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dalam menarik investasi selama enam bulan terakhir telah berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja di sektor padat karya. 

"Harapannya, dengan adanya investasi itu penyerapan tenaga kerjanya banyak, juga akan tumbuh titik-titik ekonomi di sekitar perusahaan atau di wilayah tersebut. Ada kos-kosan, ada warung, ada ojek dan lain sebagainya."

"Sehingga, dampak ekonominya akan lebih banyak lagi," lanjutnya. 

Bursa Kerja bagi Lulusan SMK

Dalam hal penyiapan ketenagakerjaan, Aziz mengatakan, pihaknya juga bekerja sama dengan Dinas Pendidikan untuk menyediakan bursa kerja bagi alumni SMK dan menyalurkan mereka sesuai keahlian. 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved