Berita Cilacap
Pertamina Klaim Tak Pernah PHK Kontraktor, Lalu Kenapa Adhi Cahya Bisa Dipecat?
Humas Pertamina sebut bahkan saat Covid tak ada PHK. Tapi kasus Adhi Cahya berkata sebaliknya.
Penulis: Rayka Diah Setianingrum | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Di tengah aksi viral long march yang dilakukan oleh pekerja bernama Adhi Cahya, muncul sebuah pernyataan menarik dari pihak Pertamina.
Pihak PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU IV Cilacap mengklaim bahwa mereka tidak pernah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap tenaga kerja jasa penunjang (TKJP).
Klaim ini bahkan berlaku pada saat pandemi COVID-19 sekalipun.
Baca juga: Warga Lomanis Keluhkan Banjir, Pertamina RU IV Menjawab: Siap Cek Gorong-gorong Harus oleh Ahli
Pernyataan ini sontak menimbulkan sebuah pertanyaan besar di tengah publik.
Lalu, kenapa Adhi Cahya bisa dipecat?
Adhi Cahya adalah seorang pekerja asal Cilacap yang kini tengah menjadi sorotan.
Ia menggelar sebuah aksi jalan kaki atau long march dari Cilacap menuju ke Semarang.
Aksi nekat ini ia lakukan bersama dengan istrinya sebagai bentuk protes.
Tujuannya adalah untuk mengadukan kasus PHK sepihak yang ia alami.
Ia ingin bertemu dan melapor secara langsung kepada Gubernur Jawa Tengah.
Dalam sebuah foto yang beredar, Adhi Cahya terlihat berdiri tegap di tengah sebuah jalan raya.
Ia mengenakan seragam berwarna krem dan juga sebuah topi.
Di tangan kanannya, ia memegang sebatang tiang dengan bendera Merah Putih berukuran kecil.
Di tangan kirinya, ia memegang sebuah papan protes berwarna kuning yang berisi tuntutannya.
Ia tampak berdiri di bawah sebuah gapura besar bertuliskan "SELAMAT JALAN DAN TERIMA KASIH".
Terbongkar Ayah Cabuli Anak di Cilacap setelah Korban Hamil. Sekamar Sejak Kecil, Ibu Meninggal |
![]() |
---|
Pilu, Anak di Cilacap Dicabuli Ayah Kandung, Terbongkar setelah Warga Curiga Kehamilan Korban |
![]() |
---|
Cilacap Siaga Banjir! Hujan Lebat Masih Sering Turun, Tanggul Sungai Citanduy Hampir Jebol |
![]() |
---|
Mahasiswa STMIK Komputama Sulap Gedebok Jadi Kerajinan Tangan, Dapat Penghargaan dari Telkom |
![]() |
---|
Lapas Nirbaya Nusakambangan Cilacap Kedatangan 191 Napi dalam Sehari, Kerja Produktif Telah Menanti |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.