Selasa, 28 April 2026

Kirab Cheng Ho

Asti Terkesan Lihat Kemeriahan Kirab Cheng Ho di Semarang

Ribuan warga mengikuti arak-arakan memperingati pendaratan Laksamana Cheng Ho di Semarang, Minggu (27/7/2025).

|
Penulis: Achiar M Permana | Editor: rika irawati
TRIBUN JATENG/IDAYATUL ROHMAH
KIRAB CHENG HO - Ribuan warga memadati kompleks Kelenteng Sam Poo Kong, Gedungbatu, Kota Semarang, Minggu (27/7/2025), untuk menyaksikan kirab atau arak-arakan Cheng Ho. 

Salah satu yang paling nyata adalah makanan khas Semarang, yaitu lumpia, yang bahan utamanya adalah rebung dan menjadi simbol asimilasi budaya yang terjadi sejak masa kedatangan Cheng Ho.

Lebih jauh, Mulyadi menilai bahwa akulturasi budaya yang dibawa Cheng Ho justru memperkuat persatuan masyarakat Semarang. Keberagaman yang ada, kata dia, tidak memecah-belah, melainkan mempersatukan dan memperkaya karakter kota.

"Semarang menjadi salah satu kota dengan toleransi yang sangat baik itu yang membuat kekuatan tersendiri ekonomi dan Kota Semarang itu. Dan itu tidak terlepas dari sosok Laksamana Cheng Ho," imbuhnya.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyatakan komitmennya untuk mendukung perayaan yang lebih besar pada 2026.  “Supaya Festival Cheng Ho 2026 lebih hebat, kami akan ikut memeriahkan. Tentu agar daya tariknya makin kuat,” ucap Agustina. (*)

Artikel ini tayang di Tribun Jateng cetak edisi Senin, 28 Juli 2025.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved