Berita Banyumas
13.426 Anak di Banyumas Tidak Bersekolah. Bukan Semata-mata Faktor Ekonomi, Ada Juga Geografis
Sebanyak 13.426 anak di Banyumas tidak bersekolah. Persoalan ini diharapkan tuntas lewat Program Sipatas.
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS – Sebanyak 13.426 anak di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, terdata tidak bersekolah.
Untuk menjangkau mereka, Pemerintah Kabupaten Banyumas meluncurkan Program Sipatas (Semangat Penanganan Anak Tidak Sekolah).
Program ini mencakup data nama dan alamat para siswa sehingga diharapkan tepat sasaran.
"Data terakhir yang kami miliki, jumlah anak yang tidak bersekolah mencapai 13.426 anak," kata Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan Banyumas, Dwi Kustantinah, saat Sosialisasi Program SIPATAS di Gedung Gurinda, Rabu (18/6/2025).
Dwi mengatakan, belasan ribu anak-anak tersebut tinggal di berbagai wilayah di Banyumas.
Hasil pendataan, ada beragam alasan mereka putus sekolah.
Di antaranya, faktor ekonomi, keluarga, sosial, juga geografis wilayah.
"Kami akan pecah datanya berdasarkan penyebab, usia, dan lokasi. Data tersebut akan menjadi referensi bagi bapak Bupati dan ketua DPRD Banyumas untuk menyusun kebijakan solutif," ujarnya.
Berharap Keterlibatan DPRD
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Banyumas Agus Nur Hadie mengungkapkan Program Sipatas atau Semangat Penanganan Anak Tidak Sekolah merupakan bagian dari komitmen daerah menyelesaikan persoalan anak tidak sekolah secara tuntas.
"Program ini melibatkan banyak pihak, didasarkan pada data yang akurat, dan akan dilakukan intervensi, baik melalui jalur pendidikan formal maupun nonformal," jelas Agus.
Agus pun berharap keterlibatan anggota DPRD dalam mendukung program ini.
Di antaranya, ikut memetakan keberadaan anak tidak sekolah di wilayah daerah pemilihan (dapil) masing-masing.
"Saya minta pemetaan by name by address. Nanti masing-masing anggota dewan bertanggung jawab terhadap lingkungan dapilnya agar bisa segera dilakukan intervensi," katanya.
Agus mengatakan, Program Sipatas berlangsung dalam jangka pendek hingga panjang, dengan pemantauan berkala dari tim lapangan. (Kompas.com/Fadlan Mukhtar Zain)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "13.426 Anak di Banyumas Putus Sekolah, Apa Langkah Pemkab?".
Harga Beras dan Minyak Goreng Premium di Banyumas Masih Tinggi, Telur Ayam dan Tepung Relatif Stabil |
![]() |
---|
Motor Honda Jadi Primadona Tempat Rental di Purwokerto: Disukai Wisatawan, Stylish dan Irit |
![]() |
---|
Perempuan Banyumas Siap Gugat Mantan Kekasih Rp1 Miliar: 9 Tahun Dijanjikan Nikah, Kini Ditinggal |
![]() |
---|
Pencuri Motor di Sokaraja Banyumas Tertangkap setelah 5 Bulan, Terungkap saat Tawarkan ke Pembeli |
![]() |
---|
Pembeli Rumah Mewah di Purwokerto Mengadu ke Peradi, Ternyata Tidak Memiliki IMB |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.