Berita Banyumas

Nilai Investasi Tol Pejagan-Cilacap Tembus Rp75,8 Triliun, Investor China Tak Keder

Nilai investasi pembangunan Tol Pejagan-Cilacap diperkirakan mencapai Rp75,8 triliun. Terbatasnya APBN membuat pemerintah menawarkan ke investor.

Penulis: rika ira | Editor: rika irawati
Tribunbanyumas.com/Iwan Arifianto
ILUSTRASI JALAN TOL - Gerbang Tol Kalikangkung Semarang masih dipadati pemudik pada H+2 lebaran,Selasa (1/4/2025). Pembangunan Tol Pejagan-Cilacap diharapkan dapat mengurangi kemacetan di jalur selatan saat arus mudik Lebaran. Hanya saja, mahalnya pembangunan yang mencapai Rp75,8 triliun membuat pemerintah melempar pembangunan proyek ke investor. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengungkap pembangunan Tol Pejagan-Cilacap diminati investor asal China.

Nilai investasi jalan tol yang masuk proyek strategis nasional (PSN) tersebut diperkirakan mencapai Rp75,8 triliun.

Sadewo mengatakan, investor yang berminat membangun Tol Pejagan-Cilacap itu adalah badan usaha milik negara (BUMN) China bernama Guangxi Beibu Gulf Investment Group Co. Ltd.

Bahkan, Guangxi Beibu Gulf Investment Group dikabarkan telah bertemu Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR Rachman Arief Dienaputra untuk membahas proyek Tol Pejagan-Cilacap ini, Selasa (20/5/2025).

"Perusahaan ini belum pernah masuk (berinvestasi) ke Indonesia." 

"Prinsipnya, mereka tertarik investasi di Jalan Tol Pejagan–Cilacap, itu dulu."

"Realisasinya, saya belum tahu," kata Sadewo, di Purwokerto, Rabu (21/5/2025).

Baca juga: Tol Pejagan-Cilacap Diwacanakan Punya 8 Exit Tol, Tiga di Antaranya di Banyumas

Kabar investor China minati pembangunan Tol Pejagan-Cilacap ini pun langsung ditindaklanjuti Bupati Sadewo lewat koordinasi dengan kepala daerah lain yang wilayahnya bakal dilintasi tol ini, yakni Brebes, Tegal, dan Cilacap. 

Menurut Sadewo, pemerintah memang membuka pintu bagi investor asing untuk membiayai proyek Tol Pejagan-Cilacap lantaran anggaran dari APBN terbatas.

"Kalau pembicaraan dengan Kementerian PU sudah clear, mereka akan datang langsung ke sini," imbuhnya. 

Bupati Sadewo berharap mendapat kesempatan menentukan lokasi pintu Tol Pejagan–Cilacap yang melintasi Banyumas.

Dia ingin, exit tol tersebut ada di Wangon dan Ajibarang untuk menunjang kawasan industri yang akan dibangun.

"Yang jelas, jalan tol itu akan menghidupi kawasan industri yang sedang kita gadang-gadang tapi enggak terealisasi karena infrastrukturnya belum mendukung," jelas Sadewo.

"Kalau memungkinkan dua-duanya, di Ajibarang dan Wangon."

"Tergantung bagaimana lobi-lobi yang kita lakukan," imbuhnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved