Berita Jateng
Menkes Puji Prestasi Cek Kesehatan Gratis Jateng, Bandingkan dengan Jabar Pimpinan Dedi Mulyadi
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan apresiasi lebih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yang telah menjalankan program cek kesehatan
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan apresiasi lebih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yang telah menjalankan program cek kesehatan gratis dengan peringkat pertama secara nasional.
Dia mengatakan, program yang diluncurkan sebagai hadiah ulang tahun bagi masyarakat Indonesia itu, telah berjalan efektif dengan capaian mencapai 1 juta orang.
"Kami mencatat jumlah orang yang memanfaatkan program cek kesehatan gratis di Jawa Tengah ini mencapai 1 juta. Ini tertinggi secara nasional," kata Menkes saat melaunching program rumah bagi tenaga kesehatan di Kendal, Senin (28/4/2025) petang.
Budi menambahkan, capaian itu mengungguli dua wilayah lain yakni Jawa Timur yang baru menyasar 600 ribu orang, dan Jawa Barat sebanyak 200 ribu orang.
Dikatakannya, prestasi membanggakan yang diraih Jawa Tengah tak terlepas dari peran aktif Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi yang terus menerus menggencarkan sosialisasi di tiap daerah.
Bahkan, Menkes menyebut Jawa Tengah yang notabene penduduknya lebih sedikit dibandingkan Jawa Barat, mampu mengalahkan wilayah yang dipimpin Gubernur Dedi Mulyadi.
Berdasarkan data laporan Badan Pusat Statistik, jumlah penduduk Jawa Tengah pada tahun 2024 diperkirakan mencapai sekitar 37,89 juta jiwa. Sedangkan jumlah penduduk Jawa Barat tahun 2024 mencapai 50,345 juta jiwa.
Baca juga: Serapan Beras di Banyumas Capai 35.196 Ton, Harga Gabah Kering Panen Rp 6500 Perkilogram
"Ini capaian yang luar biasa di bawah Pak Gubernur, padahal kita tahu Jawa Barat yang dipimpin Pak Dedi Mulyadi itu penduduknya lebih banyak dibanding Jawa Tengah,"
"Tapi malah Jawa Tengah yang justru peringkat pertama capaian cek kesehatan gratis. Ini patut saya apresiasi kepada Pak Luthfi." sambungnya.
Menkes pun berharap agar daerah lain bisa meniru strategi Jawa Tengah sebagai parameter keberhasilan program cek kesehatan gratis.
"Semoga ini dapat menjadi motivasi bagi daerah lain untuk meningkatkan partisipasinya," tandasnya.
Program cek kesehatan gratis di Puskesmas sebelumnya telah diluncurkan Kementerian Kesehatan secara serentak pada Senin (10/2/2025).
Gebrakan program di bawah kepemimpinan Prabowo - Gibran ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. (ags)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.