Selasa, 19 Mei 2026

Berita Jateng

Anggota DPR RI Minta Menteri LH Buka TPA Degayu Kota Pekalongan

Anggota DPR RI, Rizal Bawazier meminta kepada Menteri Lingkungan Hidup (LH) untuk membuka Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Degayu, Kota Pekalongan.

Tayang:
Indra Dwi Purnomo/TribunBanyumas.com
TUMPUKAN SAMPAH - Tumpukan sampah terlihat di sepanjang jalan Urip Sumoharjo dan Jalan Gatot Subroto. Banyaknya tumpukan sampah ini, diakibatkan karena TPA Degayu Kota Pekalongan ditutup oleh Kementerian Lingkungan Hidup, pada Kamis (20/3/2025). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEKALONGAN - Anggota DPR RI, Rizal Bawazier meminta kepada Menteri Lingkungan Hidup (LH) untuk membuka Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Degayu, Kota Pekalongan.

Penutupan TPA Degayu oleh Kementerian LH bisa membawa dampak lebih besar yakni permasalahan sampah di perkotaan.

Hal ini pun mengganggu kenyamanan di Kota Pekalongan.

Baca juga: Kementerian Tutup TPA Degayu, Bagaimana Pemkot Pekalongan Atasi Sampah?

"Saya selaku DPR RI yang juga mewakili masyarakat Kota Pekalongan, ikut bertanggung jawab untuk menjaga kenyamanan masyarakat Kota Pekalongan."

"Dengan adanya masalah darurat sampah saat ini, saya minta Menteri Lingkungan Hidup selaku penguasa pengelola lingkungan hidup di Indonesia untuk ikut menjaga kenyamanan masyarakat."

"Oleh karena itu, disetop dulu penyegelan TPA Degayu sampai Pemkot Pekalongan dan masyarakat mencari solusi terbaik dengan TPS3R atau solusi lainnya secepatnya," kata Rizal Bawazier, Sabtu (22/3/2025).

Rizal Bawazier menjelaskan bahwa Kementerian LH harus mencari solusi terkait sampah, tetapi bukan dengan cara penutupan TPA Degayu.

Baca juga: Warga Semarang Tak Pusing Lagi Iuran Sampah, Bantuan Operasional Rp25 Juta Per RT Cair Mulai Juli

Penutupan TPA Degayu bukan solusi.

"Ini mau lebaran kok malah membuat masyarakat menjadi resah."

"Saya harap jajaran Kementerian Lingkungan Hidup bertanggung jawab," jelasnya.

Pihaknya juga yakin saat ini Pemkot Pekalongan masih mencari solusi secepatnya setelah TPA Degayu tidak digunakan lagi.

"Tapi ini bukan waktu yang tepat untuk dilakukan penyegelan," tambahnya.

Sampah Berserakan

Pantauan Tribun, dua hari truk sampah Kota Pekalongan tidak mengambil sampah, banyak sampah-sampah milik masyarakat berada dipinggir jalan menjadi gunungan.

Bahkan, gunungan sampah juga berada di jalan utama Kota Pekalongan.

Terlihat dari jalan Gatot Subroto hingga Jalan Urip Sumoharjo kanan kiri banyak sekali tumpukan sampah.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved