Berita Semarang
Warga Perum Punsae Semarang Terancam Kehilangan Rumah. Sertifikat Digadai Pengembang, Bakal Dilelang
Warga Perum Punsae Semarang terancam kehilangan rumah setelah sertifikat digadaikan pengembang dan tak mampu membayar.
"Masak kami sudah membayar lunas kepada PT ACK, harus membayar lagi Rp72 juta ke BTN. Ini kan tidak masuk akal dan sangat memberatkan kami," ungkapnya.
"Kami tidak tahu kalau sertifikat tersebut diagunkan ke bank oleh pengembang."
"Warga tidak pernah diberitahu dan tidak dimintai persetujuan," kata Odi.
Pendataan Ulang
Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Semarang Wisnu Wahyudi meminta ada pendataan ulang terkait warga Perum Punsae yang dirugikan.
"Ternyata, saat audensi jadi banyak, karena itu kami minta ini didata ulang dan diverifikasi, warga yang sudah membayar cash."
"Apalagi, data dari PT ACK ada 72 konsumen yang sudah lunas, yang merasa dirugikan harus didata," ungkapnya.
Baca juga: Kera Ekor Panjang Serbu Permukiman Warga Gedong Semarang, Diduga Akibat Pengembangan Wisata Telomoyo
Menurut Wisnu, permasalahan di Perum Punsae dengan pengembang PT ACK berawal saat BTN memberikan kredit ke pengelola lama, bernama Ari.
Selanjutnya, perusahaan tersebut diteruskan oleh Prayitno.
"Saya malah curiga kalau BTN tidak mengetahui permasalahan yang terjadi di PT ACK. Karena urusan BTN dengan perusahaan, bukan dengan warga."
"Peralihan itu kan ada mandat, ini harus clear agar warga tidak dirugikan," ungkap dia.
Wisnu meminta kepada BTN agar tidak menekan warga, dengan menagih dan mengancam mengeksekusi rumah warga.
"Nanti kita lihat di April, bagaimana sikap dari BTN karena kami minta ada komunikasi yang baik agar ada solusi, apalagi warga sudah membayar cash dan lunas," katanya. (Kompas.com/Dian Ade Permana)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Seratusan Warga Perum Punsae Semarang Resah, Sertifikat Diagunkan Pengembang, Terancam Dilelang BTN".
| Pemotor Tewas Tertabrak Truk di Citarum Semarang, Sempat Dikabarkan Korban Tabrak Lari |
|
|---|
| Viral Parkir 'Ngepruk' Wisatawan Rp40 Ribu di Kota Lama, Agustina Wilujeng: Tertibkan Sekarang Juga! |
|
|---|
| Polisi Periksa Saksi Kasus Anggota DPRD Aniaya Perempuan di Tempat Karaoke di Bandungan Semarang |
|
|---|
| Efisiensi Energi Nyata! PLTS Tambaklorok Sukses Pangkas Konsumsi Listrik Internal Hingga 10 Persen |
|
|---|
| Balita 1,5 Tahun Dikabarkan Hipotermia saat Naik Gunung Ungaran dengan Orangtua, Begini Kronologinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/ilustrasi-perumahan-konsep-minimalis.jpg)