Rizal Bawazier Minta Truk Besar dan Kontainer Tidak Lewat Jalan Kota Pekalongan: Jalan Rusak
RB mendesak kembali dengan tegas meminta Kementerian Perhubungan dan instansi terkait untuk segera menghentikan truk-truk besar dan kontainer
Penulis: dina indriani | Editor: Rustam Aji
TRIBUNBANYUMAS.COM,BATANG - Rizal Bawazier, Anggota DPR RI untuk Dapil Jawa Tengah X (Pekalongan, Pemalang, Batang) geram banyak truk dan kontainer melewati jalan Kota Pekalongan.
Hal itu mengakibatkan banyaknya kecelakaan akhir-akhir ini akibat truk besar dan jalanan rusak parah di sepanjang Pantura yang melintasi pusat Kota Pekalongan dan Batang.
"Saya sudah katakan sebelumnya ya, sudah cukup sabar masyarakat Kota Pekalongan dan Batang," tutur pria yang akrab disapa RB, Jumat (7/2/2025).
Menurutnya tidak ada alasan karena ini jalan nasional maka truk truk besar bisa lewat.
"Ini pusat kota, kalau ada yang meninggal siapa yang berani tanggung jawab? Ini masalah nyawa manusia, jangan hanya alasan alasan jalan nasional. Cari Solusinya, yaa kan saya sudah kasih solusinya", ujarnya.
Baca juga: Jalur Rel Gubug Grobogan Diperbaiki, Keterlambatan Kereta Api Kini Hanya 5 Menit
RB mendesak kembali dengan tegas meminta Kementerian Perhubungan dan instansi terkait untuk segera menghentikan truk-truk besar dan kontainer melintas di dalam pusat Kota Pekalongan dan Batang.
"Truk-truk besar itu bikin jalan rusak juga, saya harap Pak Menteri Perhubungan dengan sangat, dengarkan ini kemauan masyarakat Kota Pekalongan dan Batang, jangan sampai masyarakat teriak nantinya.
"Stoplah itu truk truk besar dan truk kontainer yang lewat dalam pusat kota Pekalongan dan Batang, bikin macet, rawan kecelakaan dan merusak jalan dalam kota," tegasnya.
Sebelumnya, RB pernah menyatakan sudah bertahun-tahun masyarakat kota Pekalongan dan Batang sabar dengan keadaan ini.
"Banyaknya truk besar dan kontainer lewat dalam pusat kota, dan sudah cukup sabar masyarakat kota Pekalongan dan Batang akan hal ini," imbuhnya.
Mengenai solusinya, RB menyebut sudah juga menyampaikannya ke instansi terkait yaitu untuk truk besar dan kontainer selain yang berplat G dan/atau dengan tujuan ke pengusaha/pabrik dalam Pekalongan, Pemalang dan Batang harus melewati 2 akses gerdang tol Pemalang (Gandulan) dan gerdang tol Batang (Kandeman).
Baca juga: Anggaran Kemensos Dipangkas Rp1,3 Triliun, Bagaimana Nasib BLT? Ini Janji Gus Ipul
Sementara itu, untuk truk besar dan kontainer dengan tujuan ke pengusaha/pabrik dalam Pekalongan, Pemalang dan Batang harus menunjukkan surat jalan tujuannya.
Adapun truk besar dan kontainer yang melewati 2 akses gerdang tol Pemalang (Gandulan) dan gerdang tol Batang (Kandeman) akan diberikan pengurangan tarif tol (discount) 25 persen.
“Sekarang masalah jalan rusak disepanjang Pantura akhirnya mau tidak mau harus segera diperbaiki lagi, akhirnya keluar lagi biaya yang besar harus dikeluarkan,"pungkasnya.(din)
| 99 Km Jalan Rusak di Pekalongan Diperbaiki Tahun Ini setelah Pembangunan Gedung DPRD Ditunda |
|
|---|
| DPRD Kabupaten Pekalongan Menyerah, Legawa Proyek Gedung Baru Ditunda demi Perbaikan Jalan Rusak |
|
|---|
| Kabupaten Batang Masuk Peta Proyek Giant Sea Wall, Prioritas Lindungi Pesisir dari Abrasi |
|
|---|
| Pemprov Jateng Klaim Jalan Provinsi Mulus, Keluhan Jalan Rusak Merupakan Milik Kabupaten |
|
|---|
| Kontras dengan Keluhan Jalan Rusak, Pemkot Pekalongan Malah Bangun Proyek Kantor Baru Pascakebakaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/jalan-rusak-fuad-b.jpg)